Minggu, 13 November 2011

fenomena - fenomena alam


Hujan Darah Di India 


Setelah banyak fenomena yang terjadi di muka bumi ini sekarang ada yang kebih aneh lagi yaitu fenomena hujan darah yang berada di India di bagian Kerala.hujan tersebut terjadi pada tanggal 25 juli 2001 hingga bulan September 2001,hujan tersebut sudah terjadi cukup lama yaitu dua bulan,pertama kali hujan darah terjadi di distrik kottayam dan idukki di wilayah selatan india.bukan hanya hujan darah yang berwarna merah saja 10 hari pertama hujan di laporkan adanya hujan berwarna kuning,hijau setelah itu hitam.Setelah 10 hari, intensitas curah hujan mereda hingga September. Baru kemudian menyusul Hujan Darah Di India.Hujan Darah Di India tersebut turun hanya pada wilayah yang terbatas dan hanya berlangsung sekitar 20 menit per hujan.
Wagra sekitar situ melaporkan adanya bunyi ledakan dan cahaya terang yang mendahului turunnya hujan yang dipercaya sebagai ledakan meteor.Lebih dari 500.000 meter kubik air hujan berwarna merah atau biasa di sebut hujan darah oleh warga disitu tercurah ke bumi hingga di nyatakan Hujan Darah Di India. Pada mulanya ilmuwan mengira Hujan Darah Di India ini disebabkan oleh pasir gurun, namun para Ilmuwan menemukan sesuatu yng sangat mengejutkan, unsur merah di dalam air tersebut ternyata adalah sel hidup, namun di ketahui sel ini bukan berasal dari bumi.

Contoh air hujan tersebut segera dibawa untuk diteliti oleh pemerintah India dan ilmuwan. Salah satu ilmuwan independen yang menelitinya adalah Godfrey Louis dan Santosh Kumara dari Universitas Mahatma Gandhi.Mereka mengumpulkan lebih dari 120 laporan dari penduduk setempat dan mengumpulkan sampel air hujan merah dari wilayah sepanjang 100 km. Awalny mereka mengira bahwa partikel merah di dalam air adalah partikel pasir yang terbawa dari gurun Arab.
Karena hal ini pernah terjadi pada Juli 1968 dimana pasir dari gurun sahara terbawa angin hingga menyebabkan hujan merah di Inggris.Namun mereka menemukan bahwa unsur merah di dalam air tersebut bukanlah butiran pasir, melainkan sel-sel yng hidup. Komposisi sel tersebut terdiri dari 50% Karbon, 45% Oksigen dan 5% unsur lain seperti besi dan sodium, konsisten dengan komponen sel biologi lainnya, dan sel itu juga membelah diri. Sel itu memiliki diameter antara 3-10 mikrometer dengan dinding sel yang tebal dan memiliki variasi nanostruktur didalam membrannya. Namun tidak ada nukleus yang dapat diidentifikasi.Hujan Darah Di India.
Menurut para ilmuwan, penyebab hujan Darah di India terjadi kemungkinan batu meteor yang meledak di udara telah membantai sekelompok kelelawar di udara. Namun teori ini ditolak karena tidak adanya bukti-bukti yang mendukung seperti sayap kelelawar yang jatuh ke bumi.Dengan menghubungkan antara suara ledakan dan cahaya sebelum Hujan Darah Di India tersebut, Louis mengemukakan teori bahwa sel-sel merah tersebut adalah makhluk ekstra terestrial. Louis menyimpulkan bahwa materi merah tersebut datang dari sebuah komet yang memasuki atmosfer bumi dan meledak di atas langit India.Jika di hubungkan dengan hal-hal gaib, banyak juga yng mengatakan bahwa kejadian Hujan Darah Di India adalah akibat dari Para Malaikat yng sedang berperang Melawan Setan.
25 Tahun lagi asteroid raksasa akan menghantam bumi

Apakah ada percaya dengan adanya asteroid yang akan jatuh 25 tahun lagi ? Seperti yang dikutip dari RedOrbit, Alex Hannaford dari The Telegraph mengatakan bahwa sebuah asteroid raksasa seberat 20 juta ton bernama Apophis akan menghantam Bumi dengan kecepatan 23 ribu mil per jam, untuk kurun waktu 25 tahun ke depan. Sungguh tak dapat membayangkan kalau kecepatannya samapai segitu besarnya tapi di kutip oleh Alex mengatakan bahwa asteroid Apophis yang memiliki lebar lebih dari 800 kaki itu komposisinya terdiri dari batu, es dan debu. Selain itu, asteroid ini juga memiliki julukan sebagai ‘pembunuh benua’.“Ada dua kemungkinan; pertama, Apophis akan terbang melintasi Bumi untuk pertama dan terakhir kalinya pada April 2029. Kedua, objek itu mungkin akan membentur Bumi karena tertarik daya gravitasinya,” ungkap Alex.

Sementara itu ada yang mengatakan dari pihak Jet Propulsion Laboratory, NASA, mengatakan bahwa prediksi tersebut masih terlalu jauh.“Kami belum tahu kemana persisnya asteroid Apophis akan mengarah. Namun kami akan segera menelitinya, mungkin pada tahun 2012 atau 2013,” ujar Paul Chodas dari Near Earth Object (NEO).“Begitu radar kami sudah melacaknya, maka segera akan diketahui orbitnya mengarah ke mana. Sampai saat ini kemungkinannya masih sebesar empat dari jutaan,”tambahnya.



Akibatnya apabila Besarnya dan frekuensi kekeringan yang terjadi terlalu besar jika hanya disebabkan karena variabilitas alam sendiri. Hal ini jelas kabar buruk bagi wilayah yang telah mengalami kekurangan air karena akan sulit mengembalikan kondisi menjadi normal.

Di akui oleh Hoerling menemukan pola meningkatnya kekeringan di musim dingin ini telah meluas ke Gibraltar hingga Timur Tengah. Selain itu, tim menyimpulkan, perubahan iklim akibat gas rumah kaca menjadi dalang meningkatnya kekeringan antara 1902-2010.Mediterania telah lama dianggap sebagai ‘titik panas’ karena dampak substansial dari perubahan iklim pada 10 tahun terakhir di abad ini serta akibat kelangkaan air di wilayah itu dan meningkatnya populasi dengan cepat.
Dampak yang cukup besar akan menyebabkan besar tsunami atau (dengan menempatkan    sejumlah besar debu ke stratosfer, menghalangi sinar matahari) merupakan dampak musim dingin , atau keduanya. Sebuah tabrakan antara Bumi dan objek ~ 10 km 65 juta tahun lalu diyakini telah menghasilkan kawah Chicxulub dan peristiwa kepunahan Cretaceous-Tersier .
Sementara kemungkinan peristiwa seperti itu tidak lebih besar sekarang daripada pada waktu lainnya dalam sejarah, ada kesempatan yang sangat tinggi yang satu akan terjadi pada akhirnya, dan peristiwa astronomi terakhir (seperti Shoemaker-Levy 9 ) telah menarik perhatian pada ancaman tersebut , dan kemajuan teknologi telah membuka pilihan baru untuk mencegah mereka.
Aurora borealis

Pasti anda tak akan percaya dengan fenomena yang satu ini.aurora borealis seperti di kutip oleh Jum Henderson, 62 tahun, telah menyaksikan 350 penampakan aurora dan serta beberapa cahaya lain dari rumahnya di Aberdeen, pedesaan Skotlandia. Hebatnya, pria ini hanya perlu melakukan perjalanan setidaknya 25 mil ke arah barat Aberdeen untuk menangkap gambar tersebut.“Di bagian atas, Anda bisa melihat sisi puncak dengan bentuk aneh saat sinar terang menurun ke bawah di segalah arah. Kombinasi skala dan keindahan warna membuat aurora itu tampak menakjubkan,” kata Henderson seperti dikutip dari Daily Mail.
Aurora borealis itu sangat indah untuk di lihat dan di pandang karena adanya cahaya di atas langit yang indah, Henderson sendiri berhasil mendapatkan rekaman gambar saat aurora itu terjadi,di kamera tersebut banyak sekali gambar aurora yang sudah ia ambil hingga lima ribu gambar fenomena alam yang ia foto dengan bukti tersebut bahwa siapapun bisa dapat melihat aurora tanpa perlu jauh – jauh untuk melihat gambar aurora di tundra islandia ataupun ke kanada kita bisa dapat melihat kemegahan aurora borealis bisa di lihat di pedesaan inggris yang terkenal dengan lanskap beku dari lingkaran artik. Saat yang paling menakjubkannya lagi itu ketika cahaya bisa mencapai tingkat paling intens sehingga korona sepenuhnya mengelilingi aurora. Sungguh sangat menajubkan dan indahnya aurora borealis.

Aurora Borealis yang dinamai bersempena Dewi Fajar Rom, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa, aurora sering terlihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.Tapi kadang-kadang aurora muncul di puncak gunung di iklim tropis. Percikan matahari adalah kejadian alam yang alami, penyebabnya ada di inti matahari namun para ilmuan belum tahu apa yang menyebabkan itu terjadi. Percikan yang terjadi di permukaan matahari bahkan sampai menjauhi matahari.
Dari percikan ini jika ada di sekitar matahari berbentuk setengah lingkaran. Jika sudah menjauhi matahari bola api raksasa yang berasal dari matahari. Percikan ini bisa menjauhi matahari selama satu minggu sampai pada akhirnya benda itu menghilang.Percikan api terbesar yang sudah pernah tercatat dapat melampaui besar planet Jupiter. Sangat besarnya ukuran benda langit ini dapat menghancurkan bumi seisinya.
Bola api raksasa ini jika mencapai bumi akan menyebabkan aurora pada kutub bumi. Aurora ini terbentuk akibat panas dari bongkahan benda langit dari matahari ditolak oleh bagian kutub magnit bumi. Aurora ini memancar berwarna warni membentuk gambar tiga dimensi yang sangat indah. Namun jika bongkahan besar ini mencapai bumi panasnya bisa mencapai 70 derajat pada malam hari di atmosfir bumi.
Efek dari percikan ini adalah satelit yang ada di angkasa bisa rusak, sambungan telepon putus dan kita tidak bisa mendapatkan arus listirk. Saat ini panas yang ada mencapai seribu kali dari panas awal. Ini dapat menyebabkan merkurius menjadi korban keganasannya dan kemudian venus.

Red Tides
Red Tides merupakan sebuah fenomena alam air laut yang berubah warna menjadi merah yang disebabkan oleh fitoplankton. Red Tides dapat menyebabkan kematian massal biota laut, perubahan struktur komunitas ekosistem perairan, keracunan dan juga bisa menyebabkan kematian pada manusia. Ini terjadi dikarenakan fitoplankton tersebut mengeluarkan racun.
Di Indonesia sendiri tempatnya ke Danau Ranau di perbatasan Lampung–Sumatera Selatan dan Bengkulu d untuk meneliti ribuan ikan yang mati mendadak. Diduga, ikan-ikan itu mati keracunan belerang akibat red tide (air pasang merah). Ahli geologi LIPI Dr. Danny Hilman mengatakan, red tide biasanya terjadi di laut, namun dapat juga di danau atau waduk apabila ada kejadian luar biasa. Kejadian di Danau Ranau merupakan peristiwa yang terkait dengan alam, karena pernah terjadi gempa dahsyat 7,5 skala richter (SR) puluhan tahun lalu.

Tim LIPI menginformasi bahwa di Danau Ranau itu terjadi red tide. Air pasang yang berwarna merah akibat lumut di dasar laut naik. Dalam waktu bersamaan, lumut itu melepaskan CO2 dan belerang. Itu kan racun bagi ikan dan terumbu karang, makanya ikan mati,’’ terang Danny kepada kantor berita WMC (grup Radar Lampung).
Pada ganggang, yang dikenal sebagai fitoplankton, yang protista bersel tunggal, tanaman seperti.organisme yang dapat membentuk padat, patch terlihat dekat permukaan air. Spesies tertentu fitoplankton, dinoflagellata, mengandung pigmen fotosintesis yang bervariasi dalam warna dari hijau menjadi coklat sampai    merah.

Ketika ganggang yang hadir dalam konsentrasi tinggi, air tampak berubah warna atau keruh, bervariasi dalam warna dari ungu ke hampir merah muda, biasanya menjadi merah atau hijau. Tidak semua ganggang padat cukup untuk menyebabkan perubahan warna air, dan tidak semua air berubah warna terkait dengan ganggang merah. Selain itu, pasang merah biasanya tidak terkait dengan gerakan pasang surut air, maka preferensi di antara para ilmuwan untuk menggunakan mekar alga panjang.

Beberapa pasang merah yang berhubungan dengan produksi racun alami, penipisan oksigen terlarut atau efek berbahaya lainnya, dan biasanya digambarkan sebagai ganggang berbahaya. Efek yang paling mencolok semacam ini pasang merah adalah satwa liar mortalitas terkait spesies laut dan pesisir ikan, burung, mamalia laut, dan organisme lainnya. Dalam kasus Florida pasang merah, mortalitas yang disebabkan oleh paparan racun saraf yang kuat disebut brevetoxin yang diproduksi secara alami oleh ganggang laut Karenia brevi.
            Segmen tanah di dasar Danau Ranau diketahui sudah tidur sejak 1933, setelah dilanda gempa besar berkekuatan 7,5 SR kala itu. Belerang bisa muncul karena patahan tanah atau CO2 dan belerang yang dilepas oleh lumut-lumut yang terangkat ke permukaan air.Bukan hanya soal terangkatnya lumut yang melepaskan racun dalam belerang, tetapi ancaman waduk dan danau dalam menghadapi sedimentasi (pendangkalan). Diperkirakan 10-25 tahun mendatang, waduk dan danau akan lenyap karena sedimentasi. Sedimentasi terjadi akibat pencemaran yang dilakukan manusia dan perubahan iklim.
 Danau rentan mengalami degradasi. Oleh karena itu diperlukan kepedulian pemerintah dan masyarakat untuk melestarikannya. Di Indonesia, ada sekitar 1.500 danau, terdiri 840 danau besar dan 730 danau kecil. Danau-danau di Indonesia mampu menampung air dalam jumlah banyak, sekitar 500 km kubik air atau sebanyak 72 persen dari seluruh air permukaan. Danau di Indonesia menampung 20 persen ikan dan plasma nutfah (sumber daya alam di air) dari jumlah total di seluruh dunia.
Sementara sampai kemarin, objek wisata itu nyaris tak terawat. Padahal di tempat tersebut ada eks bandara, yakni Banding Agung Airport. Bandara dan danau yang berada pada jarak 300 km dari Kota Palembang itu sudah ada sejak zaman Presiden Soekarno. Faktor yang mempengaruhi fenomena Red Tides yaitu termasuk suhu permukaan laut yang hangat, salinitas rendah, kandungan gizi yang tinggi, dan laut yang tenang.

 Selain itu, fitoplankton tersebut dapat menyebar dengan jauh oleh angin, arus, dan badai. Gang  merah adalah nama umum untuk sebuah fenomena yang juga dikenal sebagai mekar alga (konsentrasi besar mikroorganisme air), sebuah acara di mana muara, laut, atau ganggang air tawar menumpuk cepat dalam kolom air dan menyebabkan perubahan warna permukaan air. Hal ini biasanya ditemukan di daerah pesisir.
Sun Dog
Fenomena Sun Dog (Sundog) yang kadang juga disebut dengan Parhelion adalah sebuah fenomena ketika kita bisa melihat adanya kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari. Kadang, kumpulan cahaya ini bisa terlihat seperti bola yang membuat kita berpikir kalau cahaya ini adalah matahari tambahan atau matahari kembar atau matahari jadi 2.
Sun dog jarang sekali terjadi, karena hanya dapat terjadi pada peristiwa atmosferik yang langka. Sun dog terjadi pada saat cahaya matahari bersinar menembus kumpulan lempeng es kristal hexagonal yang tersusun secara horizontal di langit. Sehingga, cahaya matahari itu akan dibelokkan dengan sudut minimum 22 derajat. Akibatnya, akan muncul kumpulan cahaya tambahan di kedua sisi matahari. Tidak jarang juga bentuknya seperti bola yang menyerupai anak matahari. Saat masih dekat dengan matahari, umumnya warna sun dog adalah merah, tetapi semakin menjauhi matahari, warnanya berubah ke arah biru. Sesuai namanya, saat peristiwa langka ini terjadi, matahari akan terlihat memiliki anjing penjaga yang setia di sisi majikannya =D .

Contohnya 4 matahari di China yang sempat menghebohkan, hanyalah fenomena biasa. Namun fenomena itu di luar kebiasaan karena harusnya hanya muncul 2 matahari. Fenomena sun dog yang terjadi di China itu pada awal pekan lalu itu biasanya hanya memunculkan dua pembiasan cahaya matahari.
Namun karena muncul empat, maka fenomena itu memiliki kekhususan tersendiri. “Lazimnya terjadi dua cahaya di kanan dan kiri halo. Kalau 4 memang jarang terjadi,” kata Thomas Djamaludin, peneliti senior astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).
 menjelaskan banyaknya cahaya yang muncul itu akibat pembiasan cahaya dan berdasarkan tingkatan kristal awan. “Lapisan kristal awan mungkin terdiri dari beberapa lapis. Lingkaran halo selanjutnya memunculkan efek pembiasan dari beberapa sun dog,” katanya. Fenomena sun dog biasanya muncul di pagi hari saat matahari masih berada di dekat kaki langit.
Jika terjadi di siang hari saat kristal es cukup tinggi biasanya hanya menampilkan fenomena halo. “Sun dog dan halo biasa terjadi di musim dingin. Itu bukan hal aneh. Setiap muncul kristal es di arah matahari terbit, maka potensi sun dog akan terus ada,” kata Thomas lagi. Fenomena sun dog juga pernah terjadi di Thailand dan Kazakhtan, pada Februari 2007.
                                                   
The Great Blue Hole




The Great Blue Hole adalah lubang air besar di lepas pantai Belize. Itu terletak di dekat pusat Lighthouse Reef, sebuah atol kecil 100 kilometer (62 mil) dari daratan dan Belize City. Lubang itu berbentuk bulat, lebih dari 300 meter (984 kaki) dan 125 meter di (410 kaki) dalam  lubang 124 m (407 kaki).Lubang ini terbentuk selama beberapa peristiwa glasiasi Kuarter ketika permukaan air laut jauh lebih rendah - analisa penemuan stalaktit di Great Blue Hole menunjukkan formasi yang telah terjadi 153.000, 66.000, 60.000, dan 15.000 tahun yang lalu Sebagai laut yang mulai muncul kembali, gua-guanya tergenang.
 Great Blue Hole adalah bagian dari Sistem Cagar Karang Penghalang Belize yang lebih besar, sebagai Situs Warisan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Great Blue Hole menurut National Geographic, ditemukan di laut Belize--negara kecil di pesisir Timur Amerika Tengah,.Dahulu disebut Honduras Britania hingga 1973, Belize adalah bekas jajahan Britania Raya selama lebih dari satu abad. Nama "Belize" diambil dari Sungai Belize memiliki kedalaman 480 feet atau 146 meter. 
Lubang ini berbentuk bagai sebuah lingkaran, dengan luas sekitar 300 meter dan kedalamannya 123 meter. The Great Blue Hole dikelilingi oleh karang, air nampak begitu jernih dan birunya di area yang berdekatan dengan karang, kedalamannya juga dangkal, namun cukup beberapa meter dari area itu, kedalaman langsung mencapai kurang lebih 100 meter.

Dinyatakan, bahwa The Great Blue Hole ini mulai terbentuk, ketika laut mulai naik, gua karang terbanjiri oleh air laut, lalu menciptakan kehidupan di lubang ini. Ada banyak stalaktit di dalam The Great Blue Hole ini, para scientists melakukan beberapa analisis pada stalaktit - stalaktit tersebut. Belum ada kepastian tepatnya mengenai usia lubang besar ini, tetapi yang jelas usianya berada di antara 15 ribu tahun - 153 ribu tahun.
Sampai sekarang, memang belum terlalu banyak orang - orang yang mengunjugi The Great Blue Hole, ini dikarenakan letaknya, the cost, dan kedalamannya, yang tentunya lebih menarik bagi kalangan pecinta diving, karena hanya beberapa meter dari garis karang yang mengelilinginya, kedalaman telah mencapai sekitar 100 meter, yang tentunya tidak masalah bagi pecinta diving ataupun penggemar olahraga renang.
Bagi pecinta diving, cukup saat mencapai The Great Blue Hole menjadi salah satu site paling populer di kalangan pecinta diving. Para pecinta diving cukup sering menikmati sensasi The Great Blue Hole ini. Jacques Cousteau, menilai natural site ini merupakan salah satu dari 10 diving sites yang paling menarik di dunia. Adalah Jacques Cousteau kedalaman sekitar 30 meter, akan bisa menyaksikan banyak stalaktit - stalaktit  di dalamnya, beberapa diantaranya panjangnya mencapai 12 meter,  a marvelous site. Panorama yang disuguhkan mengagumkan, a wonderful landscape, a very unique site and so pure.
Lubang besar ini, dihuni oleh beragam species sharks, terutama Leuca, yang juga dikenal sebagai hiu banteng, yang bisa memberikan masalah pada  para penjelajah The Great Blue Hole ini, namun fakta menunjukkan bahwa sampai sekarang, tidak pernah terjadi masalah apapun yang melibatkan ikan hiu dengan para exprolers atau divers. Para divers, cukup sering berpapasan dengan Hiu macan, Hiu karang dan Blacktip Palu. Para hiu biasanya bergerak secara berkelompok untuk mencari makan, namun tidak pernah terjadi insiden atau masalah dengan manusia, dengan para divers.



http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2011/06/30/the-great-blue-hole-the-largest-hole-in-the-earth-but-isnt-it-dangerous/

                                                               









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar