Kamis, 26 Desember 2013

Fakta - Fakta Tentang Korea Selatan



Hhhaalllooo….
di sini saya akan membahas fakta – fakta yang unik tentang Negara Gingseng yaitu Korea Selatan.Disetiap negara pastinya memiliki aturan masing-masing yang berfungsi untuk mengatur dan menjadikan warga negaranya merasa nyaman dan melakukan aktifitasnya demi menjaga keamanan negara. Berikut adalah beberapa peraturan yang yang bisa dicontoh dari negara Korea Selatan. Check this out :
·         Peraturan Membuang Sampah.
Di negara ini, bagi warga negara/wisatawan yang membuang sampah sembarangan akan di denda sebesar 1 juta won, jika di tukar kedalam mata uang rupiah menjadi sekitar 8 juta rupiah. Siapa yang mau buang sampah dinegara ini? Pastinya hanya orang yang mau menghamburkan uangnya ya!
·         Peraturan Dalam Merokok.
Di negara ini, bagi orang yang merokok ditempat umum yang ada tanda dilarang merokok, akan mendapat denda sebesar 5 juta won atau sebesar 40 juta rupiah. Siap-siap deh gulung tikar. Pantas saja jika kita menonton drama korea, melihat orang-orangnya jarang sekali ada yang melakukan adegan merokok.
·         Peraturan Bagi Pengguna Internet.
Di negara ini, bagi warga negaranya yang ingin mengakses internet atau pada saat mendaftar kesebuah website, diharuskan melengkapi datanya dengan identitas lengkap dan wajib sama dengan kartu tanda penduduknya. Itu artinya tidak boleh ada yang memakai identitas palsu. Hukuman yang akan dilayangkan bagi pengguna internet yang melanggar ketentuan tersebut adalah hukuman penjara 5 tahun.
·         Peraturan 3 Anak Lebih Baik.
Di negara ini, setiap warga negara sudah diberikan penyuluhan dan juga aturan keras untuk mencanangkan jangan memiliki anak lebih dari 3 anak. kenapa demikian? Itu karena adanya program pemerintahnya yang sudah ingin merealisasikan tunjangan per bulan untuk setiap warga negaranya. Jadi ingat negara Bruney Darussalam ya.
·         Peraturan Berpakaian di Televisi.
Di negara ini, menurut situs resmi lembaga Korea bahwa komisi tersebut akan merevisi aturan yang ada untuk larangan artis atau calon artis di bawah umur 19 tahun untuk melakukan adegan sugestif dan menggunakan pakaian minim. Kenapa demikian? Itu karena Korea Selatan takut remaja-remaja mencontoh tindakan tersebut dan malah membuat kerusakan moral di dalam negara. Nah, bagaimana dengan Indonesia? Saya sih sering lihat, jika pemain drama/FTV/Sinetron di Televisi Indonesia yang masih dibawah umur masih banyak melakukan adegan sugestif dan juga memakai pakaian yang minim dan bahasa gaul yang sudah mendarah daging, sehingga menyebabkan remaja-remaja pembangun bangsa kehilangan bahasa resmi Indonesia sebagai bahasa nasionalnya. Saya sangat berharap kepada pihak Produksi untuk mengubah cara tersebut.
·         Peraturan Wajib Militer (WaMil).
Wajib Militer merupakan bahasa Indonesia (kalau bahasa Koreanya silahkan lihat di kamus), yaitu kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah yang bekerja sama dengan pihak militer dalam realisasinya. Wamil wajib dilakukan oleh setiap warga negara/perwakilannya yang berjenis kelamin pria diatas 20 tahun, sehat jasmani dan memiliki kualifikasi yang mumpuni dalam menahan segala macam tindakan yang akan terjadi saat Wamil. Bagi warganya yang dibebaskan dari kewajiban Wanil dengan alasan tertentu, harus bekerja di Instansi pemerintah sesuai dengan kewajibannya mengikuti Wamil. Lamanya kegiatan Wajib Militer tersebut adalah 2 tahun. Hukuman bagi warga yang tidak mengikuti Wamil adalah hukuman mendapat kesulitan untuk menjalankan kehidupan di masyaratkan dan karirnya di negara Korea Selatan.
·         Peraturan Surat-Surat Kendaraan.
Dinegara ini, ketika warganya mempunyai kendaraan, surat-suratnya (seperti STNK/SIM) harus dibayar per 1 tahun. Itu sama saja seperti di Indonesia, kan? Tapi bukan itu hal utamanya, tetapi pada saat penilangan oleh Polisi, tentunya terkadang ada yang namanya suap-menuap. Para Polisi yang bertugas tersebut, harus melaporkan jumlah uang suap yang sudah mereka terima dari para pengendara yang sudaj terkena tilang.
·         Peraturan Bagi Pengendara Mabuk.
Di negara ini, seorang pengendara yang ditemukan memiliki kadar alkohol sebesar 0.05% didalam darahnya, maka dua akan dikenai denda sebesar 500.000 won atau sekitar 4,5 juta rupiah. Ditambah lagi SIM mereka akan ditahan selama 100 hari dan juga diwajibkan mengikuti training berkendara agar tahu betapa bahayanya mengendarai mobil dalam keadaan mabuk. Jika kadar alkoholnya lebih tinggi lagi, bukan hanya denda tetapi ditambah kurungan maksimal selama 2 tahun. Kayaknya Indonesia harus mencontoh peraturan ini deh.
·         Peraturan Lalu Lintas dan Pejalan Kaki.
Di negara ini, pejalan kaki harus setia menunggu lampu hijaunya (lampu khusu pejalan kaki). Jika sudah menyala hijau baru mereka bisa menyebrang, walaupun kendaraan tak ada yang lewat. Itu sama halnya dengan negara Jepang. Di negara ginseng ini, jalur busway juga tak membutuhkan pembatas batu seperti halnya di negara Indonesia untuk mengingatkan kendaraan lain tidak masuk ke jalur khusus busway tersebut. Pihak pemerintah hanya membutuhkan cat warna biru untuk membuat garis sebagai penanda batas jalur. Jika ada yang melanggar, siap-siap saja setelah satu minggu akan datang denda kerumah pelanggar. Dendanya sebesar 70.000 won. Bagi yang tidak membayar denda tersebut, maka mobilnya tidak akan bisa dijual. Di Korea Selatan, kendaraan bermotor harus dilakukan pergantian dengan yang baru setelah menginjak waktu 5 tahun.
·         Peraturan Menghormati Orang Tua.
Di negara ini, saat orang tua menyajikan minum kepada kita, terimalah dengan kedua tangan. Setelah menerima dengan kedua tangan, kita wajib menganggukkan kepala sedikit dan menyeruput minuman tersebut sebagai tanda penghormatan. Saat makan bersama di satu meja, jangan memulai makan sebelum orang tua memulainya terlebih dahulu. Begitu pula saat selesai makan, jangan meninggalkan meja makan sebelum orang tua beranjak dari meja makan. Sungguh sangat harus dicontoh oleh warga negara kita (Indonesia).


Pada saat berkenalan orang Indonesia maupun orang Korea pasti bersalaman. Namun,cara bersalaman orang Korea sedikit berbeda dengan orang Indonesia. Di Indonesia biasanya kita hanya satu tangan atau mencium tangan orang yang lebih tua. Di Korea,cara bersalam seperti itu di anggap tidak sopan.  Biasanya orang Korea akan memegang siku tangan yang di gunakan untuk bersalaman atau meletakkan tangan tersebut di atas diafragmanya. Selain itu,ketika bersalaman mereka juga membungkukkan badan sebagai tanda hormat. Tidak seperti di indonesia,orang Korea tidak mempermasalahkan penggunaan tangan kanan atau tangan kiri dalam hal apa pun. Sehingga,menggunakan tangan kiri saat bersalaman merupakan hal yang wajar bagi mereka. 
Korea adalah negara Konfusianisne,sehingga orang Korea sangat mementingkan posisi senioritas. Jika di Indonesia kita biasa memanggil senior dengan sebutan namanya saja maka lain halnya dengan Korea. Orang korea selalu menaruh kata“seonbaenim” di belakang nama panggilan seniornya. 
Pengguna nomor telpon genggam (Hp) di Korea berbeda dengan di Indonesia. Korea tidak menggunakan “SIM CARD” seperti kita tetapi menggukan sistem yang biasa kita sebut dengan injeksi untuk nomor telpon genggam (Inject phone). Jadi,bia kita katakan nomor ini langsung “MENEMPEL” pada telpon genggamnya dan tidak bisa diganti-ganti seperti “Sim Card”. Mereka dapat memilih sendiri nomor mereka,sehingga banyak yang menggunakan tanggal lahir atau angka kesukaan sebagai nomor telpon genggam. 
Bendera Korea di sebut “TAEGUKKI”. Bendera ini didesain berdasarkan simbol prinsip Filosofi Asia yaitu “Yin-Yang”. Lingkaran di tengah terdiri dari dua bagian yang sama yang melambangkan unsur “Yin” (berwarna biru,berarti unsur negatif) dan unsur “Yang” (berwarna merah,berarti unsur positif). Kedua unsur ini bersatu membentuk suatu keseimbangan dan harmoni yang tak terbatas. Di tiap-tiap ujungnya tertuliskan huruf yang melambangkan unsur-unsur alam,yaitu : Surga,Bumi,Api dan air. 

Selasa, 24 Desember 2013

Penjelasan tentang alat input dan proses awal sampai akhir

C59 merupakan kependekan dari Caladi Lima Sembilan, ini merupakan nama salah satu gang di kota Bandung. Ditempat ini Marius Widyarto Wiwied yang lebih dikenal dengan ama Wiwied melalui usahanya dalam bidang industri garmen khususnta T-shirt printing (kaos oblong sablon). usaha garmen ini dimulai pada tahin 1980, pada awalnya berbentuk badan usahan perseorangan dengan modal awal sebesar Rp. 2,500.000,- (dua juta limaratus ribu rupiah). modal awal ini diperoleh dari hasil penjualan kado perkawinan Wiwied dengan Maria, istrinya yang dinikahinya pada tahun 1980. modal sebesar itu digunakan untuk membeli 2 unit mesin jahit dan 1 unit mesin obras, juga bagi modal kerja untuk balanja bahan baku dan upah.

C59 merupakan kependekan dari kaladi
1. POTONG
Proses potong merupakan proses pertama yg dilakukan, dalam proses ini keterangan pada lembar kerja di realisasikan ke dalam bentuk potongan kaos sesuai dengan model yang di minta. Jumlah potongan yang dapat dihasilkan dalam sehari kurang lebih 2500 potong untuk oblong biasa (sport/reglan). Tata cara yang biasa dilakukan oleh operator potong sebelum kain tersebut di potong adalah sebagai berikut:
1. Memeriksa lembar perintah kerja potong, yang bertujuan untuk mempersiapkan jenis bahan/kain yang di potong sesuai dengan permintaan.
2. Bahan yang sudah di siapkan tersebut, dihampar pada meja potong sampai dengan jumlah potongan yang diminta
3. Di pola, yaitu bahan tersebut di gambar model nya di atas kain yang paling atas dengan memakai sejenis kapur.
4. Cutting, yaitu bahan yang sudah di pola tersebut di potong mengikuti pola yang sudah ada.
5. Bahan yang sudah di potong dipisah-pisah sesuai keterangan warna bahan per order, karena pada saat memotong bisa terdiri daribeberapa order. Bahan tersebut selanjutnya diberi kode dengan menempelkan nomor order pada selembar kertas di ujung ikatan kain, supaya tidak tercampur.
2. SORTIR
Tujuan dari proses sortir ini adalah untuk menghindari adanya cacat kain, sebelum bahan tersebut di sablon baik berupa goresan maupun lubang-lubang, juga untuk lebih memudahkan bagian sablon dalam proses printing, karena di bagian sortir badan kain yang akan di sablon sudah dipisah sesuai keterangan pada LEMBAR KERJA ORDER.
3. GAMBAR
Dari sekian yang ada nampaknya bagian ini yang paling vital, karena didalamnya terdapat beberapa unsur yang sangat berhubungan dengan bagian yang lainnya, mulai dari afdruk, stel, sablon serta keindahan dari gambar yang di hasilkan. Waktu yang diperlukan untuk bagian ini dalam kondisi normal adalah 2-3 hari.
4. AFDRUK
Untuk gambar yang sudah menjadi klise berarti sudah siap untuk di afdruk, klise tersebut harusdi sortir
dahulu yang bertujuan untuk menentukan ukuran screen yang akan di pakai.
Penentuan ukuran screen ini di sesuaikan dengan besarnya gambar yang akan di cetak.
Dalam proses afdruk ada beberapa tahap yang harus di tembuh sebelum screen siap di stel, diantaranya:
-Penyortiran gambar(seperti di uraian di atas)
-Pemolesan screen dengan SUPER-X yang bertujuan agar gambar dari klise yang akan di afdruk bisa keluar, teta[l terlebih dahulu harus di keringkan lagi setelah proses pemolesan tersebut. -Penyinaran,yang bertujuan menyinari screen yang sudah di tempeli dengan klise agar gambarnya bisa keluar/ ada dalam screen.
-Penyemprotan, dalam tahap ini screen yang sudah selesai disinari disemprot dengan air agar partikel-partikel screen(monil) dapat lepas sehingga membentuk gambar seperti pada klise. Dalam proses ini operator harus berhati-hati supaya screen tidak sampai jebol/rusak.
-Pengeringan sekaligus penambalan. Screen yang masih dalam keadaan basah setelah di semprot di jemur/di oven agar cepat kering, yang selanjutnya screen tersebut di tambal dengan sejenis obat yang berguna mentup screen yang bocor dan bila mana proses tersebut sudah selesai berarti sudah siap untuk di stel.
5. STEL
Tujuan dari proses ini agar ganbar yang di sablon letak gambarnya bisa pas antara tiap warna, karnena dalam satu gambar bisa terdiri dari beberapa warna. Cara yang biasa dilakukan biasanya dengan mencoba menyablonnya pada selembar kain putih agar hasil sablonnya bisa lebihjelas kelihatan. Kemudian tiap screen ya g akan di stel posisi gambarnya di buat pas dengan gambarpada kain tersebut. Kapasitas stel normal sehari mulai dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB adalah 24 order. Waktu yang di perlukan proses ini l(satu)hari dalam kondisi normal.
6. SABLON
Proses ini dapat terlaksana bila didukung oleh 3 faktor yaitu bahan yang akan di sablon, obat,dan screen yang sudah di stel. Untuk setiap operator sablon didampingi oleh dua orang pembantu/knek, bila mana satu knek atau sebaliknya tidak hadir, proses tersebut tidak bisa jalan, sehingga kerjasama dan kekompakan sangat perlu pada bagian ini, mengingat system kerjanyaTEAM WORK. Kapasitas normal untuk bagian sablon per hari dapat mencapai 8.000 potong, sudah termasuk TS(tanpa sambungan) untuk interval waktu 24 jam
7. PRESS/SETERIKA
Pada tahap ini bahan yang sudah di sablon hams di press terlebih dahulu agar hasil sablonnya lebih bisa tahan lama dan tidak bau obat/cat sablon. Dalam proses ini nampaknya tidak terlalu banyak kendala yang berarti dan waktu yang diperlukan adalah l(satu) hari dengan kapasitas perhari mencapai 3.000-4.000 potong.
8. JAHIT/OBRAS
Bahan/kain yang sudah di sablon di sambung agar menjadi kaos yang sudah jadi(siap pakai). Perlu diketahui sebelum di obras kain yang siap tersebut dicocokkan dahulu kode bahannya, karena untuk setiap pemotongan bahan, warna kainnya tidak bisa samaftidak matching) baru setelah itu di bagikan ke operator obras/ jahit. Kemampuan rata-rata dari setiap operator obras dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 125 potong.
Kemempuan rata-rata dari setiap operator zoom dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 450 potong. Kemampuan rata-rata dari setiap operato tindes dalam sehari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB adalah 450 potong.
Jadi yang dimaksud dengan kapasitas normal untuk bagian obras/jahit ini adalah 1.800 potong per hari untuk oblong sport/raglan. Waktu yang diperlukan pada proses ini adala 2(dua)hari dalam kondisi normal, sedangkan untuk oblong krag, oblong model V dan sport tennis dapat memakan waktu yang . lebih lama pengerjaannya dari pada oblong biasa.
9. FINISHING
Tujuan dari proses ini adalah untuk membersihkan kaos /oblong dari benang atu pun kotor-kotor yang masih bisa di bersikan dan untuk merapihkan kaos/oblong tersebut dilipat untuk selanjutnya dimasukan kedalam plastic seal sampai dengan siap paket/kirim.
10. PAKET
Paket ini merupakan proses paling akhir dari rangkaian proses produksi yang ada, dan barang yang sudah packing dari bagian finishing dikirim ke setiap cabang dengan cara di kirim langsung oleh bagian ekspedisi/paket atau bisa dengan melalui jasa pengiriman .
MONEY
Membahas mengenai jumlah produksi dan permintaan terhadap kaos C59 , saya akan mencoba memaparkan berapa banyak produksi dalam setahun dan jumlah permintaan kaos C59, serta dampak penentuan harga eceran tertinggi terhadap penjualan kaos C59 .
Dalam sebulan, produsen C59 dapat memproduksi sekitar 60 ribu pieces kaos, dengan rata – rata jumlah permintaan sekitar 40 ribu pieces, dan harga yang ditawarkan adalah Rp60 ribu / pieces. Jika digambarkan dalam bentuk kurva maka harga keseimbangan akan dicapai pada harga Rp60 ribu dan kuantitas barang sebanyak 40 ribu pieces . Oleh karena itu permintaan konsumen dapat terpenuhi .


Untuk menghindari kenaikan harga kaos penjualan di setiap distro pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi. Pemerintah menetapkan harga sebesar Rp 50000 ,  maka dampak dari penetapan harga eceran tertinggi itu adalah terjadinya shortage,karena dengan menurunnya harga kaos tersebut otomais jumlah permintaaan pun akan meningkat  , namun kapasitas produksi hanya mencapai 60.000 pieces/bulan . Oleh karena itu akan terjadi kekurangan kuantitas untuk memenuhi permintaan konsumen . Tetapi pada kenyataannya , produsen C59 dapat memenuhi jumlah permintaan konsumen , sehingga terjadi surplus barang . Untuk menangani surplus tersebut produsen C59 pun melakukan ekspor barang ke berbagai Negara , tidak hanya pasar lokal tapi pasar internasional.
Bersama dengan di bangunnya took retail (showroom) pertama di jalan Tikukur No.10 pada tahun ini pula penjualan C59 semakin meningkat dengan omzet si atas Rp. 1 miliar.
MACHINE
Tahun 1986 C59 beroperasi dengan 20 mesin jahit. dan pada tahun 1990, C59 semakin berkembang dengan membangun pabrik dan fasilitas modern.

MAN
C59 telah membuka showroom di daerah lain, seperti Balikpapan, Bali, Yogya dan kota lain sehingga kini ia memiliki sekitar 700 outlet di Indonesia dengan memperkerjakan sekitar 4000 karyawan.


Minggu, 22 Desember 2013

Bernyannyi Bikin Bahagia



Apakah kamu hobi bernyanyi ? kebanyakan kita tidak tau bahwa dengan bernyanyi banyak manfaat yang kita dapat saat kita bernyanyi. Beruntunglah kamu yang suka menyanyi, sebab bernyanyi bias membuat bahagia menurut para ahli, bernyanyi bias menghilangkan depresi. Sama fungsinya dengan yoga dan sesi sikoterapi. Berikut adalah manfaat lain dari bernyanyi :
·         Meningkatkan pernapasan
Ketika bernyanyi kami juga belajar  teknik pernapasan menyanyi dapat meningkatkan system kardiovaskular dan pernapasan.  Berlatih vocal juga dapat meringgankan batuk sederhana, asma, dan kritis kronis .



·         Meningkatkan skill pidato
Ritme saat bernyanyi berguna bagi anda yang memiliki masalah dalam berkomunikasi. Berlatih vocal dapat membantu mengatasi gagap. Terapi wicara bermanfaatmengatasi leher yang kaku, meningkatkan kerja aktif bibir dan lidah, melatih nafas dan mengontrol aliran udara.
·         Tubuh jadi kencang
Saat bernyanyi di butuh posisi tubuh yang tepat agar suara keluar dengan baik. Punggung dan bahu dalam keadaan tegak, perut lurus posisi ini jika di biasakan akan member dampak baik bagi postur tubuh.
·         Bedah kecantikan
Saat bernyanyi otot di wajah akan ikut tertarik yang dapat menghasilkan efek anti penuaan. Mengelolah Kulit wajah jadi elastis dan tampak ceria ingin awat muda ? jangan malu bernyayi.
·         Mengelolah emosi
Bernyanyi dapat mengelolah emosi. Ketika bernyanyi ada hormon bahagia yang di lepaskan sehingga kamu merasa lebih baik. Selain itu kamu juga bisa mengendalikan diri, yang pastinya berguna banget di saat suasana tidak begitu asik.

Sabtu, 21 Desember 2013

Resep Membuat Kimchi


Aannyyeoonngg…
Bagaimana eksperimen seperti Kimbap dan Bimbibap, teman – teman kali ini saya akan berbagi resep untuk membuat Kimchi, yang satu ini bahan utamanya adalah sawi putih, di jamin dech teman –teman terasa berada di Korea.. hehehe… setelah mencoba masak dan makan masakan ini. Yyyuummmyyy..Ayo kita lihat bahan – bahannya..
KIMCHI
Siapa sich yang ga tau Kimchi ? kimchi kalo di rumah makan Korea, di berikan secara gratis sebagai pelengkap makanan, kalau di Indonesia, init uh seperti layaknya acar timun atau acar lain yang juga dikasih gratis kalau makan nasi goring, sebenarnya ada lebih dari 200 jenis kimchi di Korea. Tapi kali ini kita bakalan coba bikin kimchi sawi putih, yang bahan – bahannya umum dengan masyarakat Indonesia.

Bahan –bahan :
1 buah sawi putih

½ buah bawang Bombay, iris tipis
⅟₄ batang lobajputih, iris tipis
3 batang daun bawang
2 sendok makan bawang putih parut
1 sendok the jahe parut
½ gelas bubukcabai korea
1 ½ sendok the garam
1 sendok makan wijen goring
1 gelas air
¼ cangkir kecap ikan korea




Cara membuat :
·         Sawi putih di belah dua, biarkan utuh cuci dengan air sampai bersih secara keseluruhan, baik luaran atau dalamnya sawi.
·         Rendam sawi dalam larutan tiga genggam garam dan air hangat selama 4 jam sampai sawi terlihat layu
·         Cuci lagi sawi dengan air sampai bersih hingga kelipatan lipatannya agar garamnya hilang.
·         Saatnya membuat bumbu, bumbu terdiri dari gula, bubuk cabai, jahe, bawang putih, daun bawang, kecap ikan dengan sedikit garam campurkan seluruh bahan kemudian balurkan bumbu hingga menutup semua bagian sawi dan bagian dalamnya gulung sawi dan dan ambil lembar terakhir mengikatnya
·         Kimchi sudah jadi…

Selamat untuk mencoba…^_~