Kamis, 17 Oktober 2013

Pengertian Sistem Informasi Manajemen dan menurut para ahli


Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen (SIM) (bahasa Inggris: management information system, MIS) adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan terhadap pengambilan keputusan manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif.
Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen (Febrian 2004: 286). Meskipun demikian, masih dalam buku yang sama dinyatakan bahwa MIS adalah kumpulan manusia dan sumber daya di dalam sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan dan memproses data untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen dalam aktivitias perencanaan dan pengendalian.

Jika kita memperhatikan ketiga definisi di atas, kita mendapatkan poin penting antara lain:
·         Pertama, SIM adalah system berbasis komputer.
·         Kedua, SIM adalah kumpulan sistem.
·         Ketiga, SIM adalah kumpulan manusia dan sumber daya.

Pertama kali, saya menduga bahwa SIM adalah system berbasis komputer saja. Tapi setelah membaca definisi ketiga di atas, Saya pikir SIM itu bukan hanya sistem komputer, tapi mencakup brainware.

I compare definition of MIS and IS (Information System). Information System is a virtual system (McLeod & Schell 2008: 23). Based the definitions, Information System is computerized system, while MIS includes human and computerized system.

Kita juga mengenal tentang manajemen keuangan. Manajemen keuangan itu meliputi manusia dan uang, bukan? Demikian juga dengan SIM. Ia mencakup manusia dan komputer juga.
Usaha penerapan computer dalam bidang bisnis sudah sangat berkembang seiring dengan berkembangnya teknologi informasi di dunia. Adapun tahap-tahap perkembangannya, yaitu :
  1. Pada awal data (electronic data processing - EDP)
Dengan adanya teknologi punched card dan keydriven bookkeeping machine , dan perusahaan umunya mengabaikan kebutuhan informasi para manajernya.
   
2.     Pada Informasi (management information system – MIS)
Dengan diperkenalkannya alat hitung yang memungkinkan pemrosesan yang lebih banyak dan cepat. Hal tersebut diorientasikan untuk konsep penggunaan computer sebagai sistem informasi manajemen (SIM).
    3.     Pada pengambilan keputusan (decision support system – DSS)
DSS merupakan hal yang berbeda dari SIM. DSS merupakan sistem penghasil informasi yang ditujukan untuk suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan serta diambil keputusannya oleh para manajer.
    4 .   Pada komunikasi (office automation - OA)
OA memudahkan komunikais dan meningkatkan produktifitas para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat-alat kantor. OA telah berkembang meliputi berbagai aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronic calendaring, facsimile transmission dan desktop publishing.
    5.    Pada Konsultasi (artificial intelegence / expert system – AI / ES)
Dasar dari AI adalah computer dapat deprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia.
Dalam perjalannya Sistem Informasi Manajemen tidak serta merta langsung menjadi sebuah sistem yang seperti kita rasakan saat ini melainkan ada tahapan-tahapan perkembangan dari sistem yang terfokus untuk menghimpun,menyimpan dan memproses data saja sampai terciptanya sistem yang mengelola data tersebut menjadi sebuah informasi dan dari informasi tersebut terciptalah sistem pendukung keputusan berikut perinciannya: 
1.  Fokus awal pada data
Sistem pemrosesan transaksi merupakan jenis sistem yang pertama kali di impelementasikan. Focus utama sistem ini adalah pada data transaksi.sistem informasi ini digunakan untuk menghimpun , menyimpan dan memproses data transaksi serta sering kali mengendalikan keputusan yang merupakan bagian dari transasksi.misalnya yang mengendalikan keputusan adalah sistem pemrosesan transaksi yang sekaligus dapat memvlidasi keabsahan kartu kredit atau mencarikan rute pesawat terbang yang terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA)
2.   Fokus baru pada informasi
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar karena dengan adanya Manajemen Informasi perusahaan akan mudah mendapatkan Informasi yang akurat dan tepat guna mendukung dalam pengambilan keputusan dalam perusahaan tersebut.
3.   Fokus revisi pada pendukung keputusan.
Sistem pendukung keputusan (Decision support system) adalah sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan dan pemanipulasian data yang digunakan untuk membantu pengambilan keputusan pada situasi yang tidak terstruktur di mana tak seorangpun tahu secara pasti bagaimana seharusnya dibuat. DSS dibuat sebagai reaksi atas ketidakpuasan terhadap Sistem Pemrosesan Transaksi dan Sistem Informasi Manajemen sebagaimana diketahui ,SIP lebih memfokuskan diri pada pengendalian transaksi yang merupakan kegitan yang bersifat berulang dan terdefenisi dengan baik,sedangkan SIM lebih berorientasi pada penyediaan laporan bagi manajemen yang sifatnya dinamis.DSS lebih ditunjuk untuk mendukung manajemen dalam melakukan pekerjaan yang bersifat analistis, dalam situsai yang kurang terstruktur dan dengan criteria yang kurang jelas.DSS tidak dimaksudkan untuk mengotomasikan pengambilan keputusan,tetapi memberikan perangkat interaktif yang memungkinkan pengambil keputusan dapat melakukan berbagai analisis dengan menggunakan model-model yang tersedia.
Spesifikasi DSS :
  • Berfokus pada proses keputusan daripada proses transaksi
  • Dirancang dengan mudah, sederhana, dapat diterapkan dengan cepat dan mudah diubah.
  • Dirancang dan dioperasikan oleh manajer
  • Mampu memberikan informasi yang berguna bagi analisis kegiatan manajerial.
  • Berkaitan dengan hanya bagian kecil dari masalah besar
  • Memiliki logika yang serupa dengan cara manajer menganilis situasi yang sama.
  • Memiliki basis data berisi informasi yang disarikan dari file dan informasi lain organisasi yang berasal dari lingkungan eksternal.
  • Memungkinkan manajer untuk menguji hasil yang mungkin dari serangkaian alternatif.
4.   Fokus pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik. OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
5.   Fokus potensial pada konsultasi
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau biasa disebut dengan sistem pendukung kecerdasan sistem pendukung ini memiliki beberapa karekteristik antara lain :
  • Belajar atau memahami permasalahan berdasarkan penglaman
  • Memberikan tanggapan yang cepat dan memuaskan terhadap situasi-situasi baru
  • Mampu menangani masalah yang kompleks
  • Memecahkan permasalahan berdasarkan penalaraan
  • Menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan
Orang orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pemeliharaan system berbasis computer, yaitu :
  1. Sistem Analyst
  2. Database Administrator
  3. Network Specialist
  4. Programmer
  5. Operator
Selain itu ada pengembangan CBIS mengikuti system life cycle :
  1. Tahap Perencanaan
  2. Tahap Analisis
  3. Tahap Rancangan
  4. Tahap Penerapan
  5. Tahap Penggunaan
Jadi, Sistem Informasi Berbasis Komputer atau Computer Based Information System (CBIS) adalah sistem pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas yang berbasis pada komputer dan dapat dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis serta sistem informasi ini akurat dan efektif.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Para Ahli
1.1 Landasan sistem informasi
Adapun mengenai pengertian sistem informasi dapat dilihat pada penjelasan dibawah ini dibawah ini :
1.1.1 Pengertian Data
Data adalah bahan yang akan diolah atau diproses yang bisa berupa angka-angka,huruf-huruf, simbol-simbol yang menunjukan suatu situasi dan lain-lain yang berdiri sendiri atau merupakan kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.
Menurut Robert N.antony dan John Dearden , Data adalah :
‘ Bentuk jamak dari bentuk tunggal datum atau data-item’.
dan
“ Data Merupakan kenyataan yang menggambarkansuatu kejadian-kejadian dan kesatuan nyata.” (Jogyanto, Analisis dan desain Sistem Informasi;8 ).
Keberadaan suatu data sangat menunjang terhadap informasi ,karena data merupakan bahan mentah yang diperlukan oleh pengambil keputusan . untuk lebih meeyakinkan bahwa data tidak dapat terlepas dari dari informasi dapat dilihat dari definisi mengenai informasi.
1.1.2 Pengertian sistem
Suatu sistem sangatlah dibutuhkan dalam suatu perusahaan atau instansi pemerintahan , karena sistem sangatlah menunjang terhadap kinerja perusahaan atau instansi pemerintah , baik yang berskala kecil maupun besar. Supaya dapat berjalan dengan baik diperlukan kerjasama diantara unsure-unsur yang terkait dalam sistem tersebut.
Ada berbagai pendapat yang mendefinisikan pengertian sistem ,seperti dibawah ini :
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan , berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu”.(Jogiyanto,2005,1).
Masih dalam buku ‘Analisia dan Desain sistem informasi’ karangan jogiyanto menerangkan:
“Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”.(Jogiyanto,2005,2).
1.1.3 Pengertian informasi
Dalam manajemen , informasi merupakan data yang telah diproses sehingga mempunyai arti tertentu bagi penerimanya.Sumber dari informasi adalah Data, sedangkan Data itu sendiri adalah Kenyataan yang menggambarkanm suatu kejadian, sedangkan kejadian itu merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada waktu tertentu .dalam hal ini informasi dan data saling berkaitan.
Menurut Jogiyanto dalam buku ‘Analisis dan desain sistem informasi’
adalah :
“Informasi diartikan sebagai data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya” . (Jogiyanto,2005; 8).
Menurut George M.Scott dalam buku ‘prinsip-prinsip Sistem Informasi Manajemen’ pengertian sistem informasi adalah;
‘Sistem informasi adalah sistem yang diciptakan oleh para analisis dan manajer guna melaksanakan tugas khusus tertentu yang sangat esensial bagi berfungsinya organisasi’. (George M.Scott,2001;4)
Sedangkan definisi dari Robert A.leitch dan K.Roscoe davis sebagai berikut:
           Sistem informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian , mendukung operasi ,bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan’. (Jogiyanto,2005;11)
Pengertian Informasi selalu dikaitkan dengan data, namun arti dari masing-masing kata dalam pengertian tersebut berbeda. Keberadaan suatu data sangat menunjang terhadap informasi , karena data merupakan bahan mentah yang diperlukan untuk mengambil keputusan.
Dibawah ini dapat dilihat gambar mengenai keterkaitan data dengan informasi.

1.1.4 Komponen sistem informasi
Komponen – komponen yang ada dalam sistem informasi meliputi beberapa blok, yaitu :
1. Blok masukan (input)
Blok masukan ini mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi.
Input disini termasuk Metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan , yang dapat berupa dokumen - dokumen dasar
2 . Blok Model
Blok ini terdiri dari kombinasi prosedur,logika dan model matematika yang akan memanipulasi data input dan data yang tersimpan di basis data dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
3. Blok keluaran (output)
Produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta semua pemakai sistem.
4. Blok Teknologi
Teknologi merupakan alat yang digunakan untuk menerima masukan,menjalankan model,menyimpan dan mengakses data,menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama, yaitu Teknisi,perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
5. Blok Basis Data.
Basis data merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras computer, basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan paket perangkat lunak yang disebut data base manajemen sistem ( DBMS ).
6. Blok kendali
Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem bisa dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
1.1.5 Sistem informasi manajemen
Menurut Barry E.Cushing, SIM adalah :
‘Suatu sistem informasi manajemen adalah Kumpulan dari manusia dan sumber daya modal di dalam suatu organisasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk mengahasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian’. (Jogiyanto,2005,14).
Menurut Frederick H.Wu SIM adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan-kumpulan dari sistem-sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen’. (Jogiyanto,2005,14).
Menurut Gordon B.Davis dalam buku ‘Kerangka dasar SIM’, SIM adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen adalah Suatu serapan teknologi baru kepada persoalan keorganisasian dalam pengolahan transaksi dan pemberian informasi bagi kepentingan keorganisasian’. (Gordon B.Davis,1985;23).
Masih menurut Gordon.B Davis, dalam buku ‘Analisis dan Desain informasi’ SIM’, adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang melakukan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisas’i.Jjogiyanto,2005,15).
Menurut George M.Scott, dalam buku ‘Prinsip-prinsip SIM’ adalah :
‘Sistem Informasi Manajemen adalah serangkaian Sub-sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar criteria mutu yang telah ditetapkan’.
Jadi dari beberapa definisi tersebut,dapat dirangkum bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.
1.1.6 Peranan sistem informasi bagi manajemen
Manajemen menbutuhkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang akan dilakukan sumber informasi eksternal dan informasi internal. Informasi internal dapat diperoleh dari sistem informasi berupa informasi yang dihasilkan dari operasi pengolahan data elektrnik (PDE) dan informasi Non PDE.
1.1.7 Analisis sistem
Tahap analisis dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (system planing)
Dan sebelum tahap perancangan.Tahap analisis sistem merupakan tahap yang kritis dan sangat penting , karena kesalahan didalam tahap ini akan menyebabkan kesalahan ditahap berikutnya.
Analisis sistem (system analisis) dapat didefinisikan sebagai :
“ Analisis Sistem yaitu Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan , kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya”. (jogiyanto,2005;129).
Juga dapat didefinisikan juga seperti dalam buku Prinsip-prinsip SIM sebagai berikut.
“Analisis sistem (systems analysis) adalah kegiatan yang berorientasi pada manusia dan bersifat tidak terstuktur ,yang melibatkan perkiraan (estimates) dan negoisasi,”(George M.Scott,2001; 535).
1.1.8 Langkah-langkah Analisis Sistem
Didalam tahap analisis sistem terdapat langkah-langkah dasar yang harus dilakukan oleh analisis sistem sebagai berikut :
  1. Identify, yaitu mengidentifikasi masalah.
  2. Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada.
  3. Analyze, yaitu menganalisis sistem.
  4. Report, yaitu membuat laporan hasil analisis.
1.1.9 Pendekatan Sistem Terhadap Analisis dan Perancangan Sistem Informasi.
Suatu sistem informasi cukup tersatu padukan dan saling berhubungan sehingga sistem informasi tersebut dipandang sebagai sistem tunggal,tetapi juga cukup kompleks sehingga perlu diuraikan menjasi subsistem-subsistem untuk perencanaan dan pengendalian pengembangan serta untuk pengendalian operasinya.
Hakikat proyek sistem dari penerapan pengolahan informasi berarti bahwa
Pendekatan sistem terhadap pengendalian proyek pada umumnya tepat.
Hal ini menunjukan penerapan paham sistem dalam pengembangan proyek sistem informasi :
1. Sistem informasi dirumuskan dan tanggung jawab sepenuhnya dibebankan pada
satu Orang.
2. Subsistem-subsistem pengolahan informasi yang penting dirumuskan.Batas-
batas dan interface-interface diuraikan dengan jelas.
3. Suatu penjadwalan pengembangan disiapkan.
4. Setiap subsistem, apabila tellah siap untuk dikembangkan, diserahkan kepada
suatu proyek.
5. Sistem kontrol dipergunakan untuk memonitor proses pengembangannya.
1.1.10 Perancangan sistem
Tahapan perancangan sistem dilakukan setelah tahapan analisis sistem dilakukan, maka analisis sistem telah mendapat gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Dan bagi analisis untuk memikirkan bagaimana membentuk suatu sistem tersebut.
Definisi perancangan sistem menurut para ahli :
“Perancangan sistem adalah Menentukan bagaimana mencapai sasaran yang ditetapkan yang melibatkan pembentukan (configuring) perangkat lunak dan komponen perangkat keras sistem dimana setelah pemasangan sistem akan memenuhi spesifikasi yang dibuat pada akhir fase analisis sistem.”. (Prinsip-prinsip sistem informasi manajemen : George M.Scott,2001.534).
1.1.11 Tujuan perancangan sistem
  1. untuk memenuhi kebutuhan kepada pemakai sistem.
  2. untuk memberikan gambaran yang jelas dan rancang bangun yang lengkap kepada pemograman komputer dan ahli-ahli teknik lainnya yang terlibat.
  3. membentuk sistem agar dapat diterima dengan baik oleh pengguna sistem maupun operator.
·         http://baby-sakura.tumblr.com/post/1446683110/mengenal-sim-berdasarkan-cbis

Selasa, 18 Juni 2013

Kewirausahaan Yang Berhasil

Di karenakan mata kuliah kami itu Kewirausahaan (Softskill)  dan kami medapatkan tugas untuk UAS maka kami mewawancari “Para Wirausahaan yang berhasil” dan kami melontarkan pernyataan seputar tentang usaha yang di produksinya. Ia memproduksi ice cream goreng dengan berbagai rasa, sosis bakar salad, sosis goreng dll.
Kelompok kami terdiri dari 5 orang, yang bernama :
1.     Apriyani Puji Lestari                 41211032
2.     Darwati Ningsih                        41211752
3.     Fitria Lukita Sari                     42211931
4.     Nawangsih Nur Wimayanti        45211118
5.     Putty Aisyah Prititari               48211031

Kami akan membahas tentang :

Rasa Strawberry
Ice cream goreng merupakan salah satu jenis makanan beku yang dibuat dari produk krim yang digabungkan dengan pemanis sesuai keinginan atau permintaan. Ice cream akan lebih mantap di nikmati pada waktu musim panas yang pasti rasa segarnya akan terasa sekali keseluruh tubuh.
Bahan – bahan membuat “Ice Cream Goreng” :
1.     Roti tawar
2.     Es cream (berbagai rasa)
3.     Tepung terigu
4.     Tepung roti
5.     Telur ayam
6.     Keju
7.     Susu coklat
Rasa Strawberry
Cara membuat Ice Cream Goreng :
1.     Ambil 1 lembar roti tawar
2.     Letakkan ice cream vanilla pada permukaan roti tawar
3.     Tutup dengan roti tawar bentuk sesuai selera
4.     Gulingkan riti ice cream rasa strawberry ke dalam tepung terigu
5.     Kocok telur di tempat terpisah
6.     Celupkan roti ice cream ke dalam telur
7.     Gulingkan ke dalam tepung roti hingga rata
8.     Simpan roti ke dalam freezer hingga membeku
9.     Goreng roti dengan minyak panas hingga berwarna kuning kemasan
10.   Belah ice cream goreng menjadi 2 bagian
11.   Siap untuk di rias dan disajikan

Sosis Bakar Salad merupakan makanan ringan yang disajikan dengan sosis bakar dan sayuran mentah tetapi mengandung vitamin. Makanan ini sangat diminati oleh kaum remeja karena rasa dan penyajiannya sangat menarik.
Rasa Ayam
Bahan – bahan “ Sosis Bakar Salad “ :
1.     Sosis rasa ayam atau sapi
2.     Daun selada
3.     Wortel
4.     Kol
5.     Saus tomat
6.     Saus sambal
7.     Jagung manis
8.     Ketimun
9.     tomat
Cara membuat “Sosis Bakar Salad” :
1.     Cuci daun selada, kol, wortel, jagung manis dan ketimun.
2.     Potonglah daun selada, kol, wortel, tomat, dan ketimun secukupnya.
3.     Lalu rebus jagung manis selama 10 menit.
4.     Kemudian panggang sosis hingga matang merata.
5.     Lalu di rias dan di sajikan.
Wawancara kami terhadap pengusaha “Rumah makan kuliner ellycta” :
1.    Butuh modal berapa untuk membuka usaha ini ?
Jawab :
Modal awal untuk kios kecil Rp. 8.000.000
2.   Apa saya kendala dalam membuka usaha ini ?
Jawab :
·         Sulit mencari pegawai
·         Banyaknya persaingan
3.   Darimana ide awalanya untuk membuka usaha ini ?
Jawab :
Awal mulanya saya membuka usaha ketan hijau, tetapi prospek kurang kemudian berhenti setelah itu,  Saya mencoba membuka ice cream goreng ini ternyata prospeknya bagus.
4.   Bagaimana cara yang anda lakukan untuk menarik pelanggan ?
Jawab :
Dengan tampilan luar, menggunakan warna-warna cerah, memasang gambar-gambar dan segi rasa.
5.   Apa yang anda lakukan dalam promosi ?
Jawab :
Promosi yang digunakan hanya dari mulut ke mulut atau face to face.
6.    Ada berapa cabang ellycta ini ?
Jawab :
·       Jl. Baru. KH Agus Salim – Bekasi Timur
·       Jl. Raya Taman Wisma Asri – Bekasi Utara
·       Jl. Mesjid Al – Ihklas kranji – Bekasi Barat
·       Perumahan pondok ungu permai blok AL – Bekasi Utara
·       Jl. Mayjen sukardi(arah ke pelabuhan ratu ) – Sukabumi kota
7.   Apakah sudah balik modal dan butuh jangka waktu berapa tahun untuk balik modal ?
jawab :
 sudah balik modal, saya membutuhkan waktu 5 tahun untuk balik modal.
8.   Bagaimana prospek kedepannya ?
Jawab :
Saya akan mencari tempat untuk membuka cabang – cabang baru lagi.
9.   Mengapa nama usaha anda ellycta ?
Jawab :
Ellycta itu singkatan dari nama kedua orang tua saya, karena mereka yang m,emberikan ide untuk membuka usaha ini.
10.     Apakah anda mempunyai keinginan untuk membuka cabang di luar kota ?
Jawab :
Sebenarnya ada, tetapi kendalanya ada pada produksinya karena untuk membekukan ice cream goreng ini butuh waktu 4 jam sedangkan hanya setengah jam saja sudah mencair.
11.     Strategi apa yang anda lakukan untuk mengahadapi pesaing ?
Jawab :
Kami sangat mengutamakan rasa asalkan pelanggan puas, dan tidak mengecewakan pelanggan. Ice cream goreng kami ini beda dari yang lain karena kami memproduksi sendiri dan ice cream goreng kami ini tidak mudah mencair dan kulit luarnya tidak mudah sobek.
12.    Berapa banyak anda produksi ice cream goreng ini setiap harinya ?
Jawab :
Sehari kami memproduksi 100 – 120 ice cream goreng sedangkan makanan hanya setengahnya dari produksi ice cream goreng. Tetapi untuk hari sabtu dan minggu kita memproduksinya 180 – 200 ice cream goreng.




Selasa, 11 Juni 2013

PERENCANAAN USAHA BARU

Perencanaan usaha baru adalah sebagai proses penentuan visi misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang di perlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.
unsur – unsur yang harus ada dalam perencanaan usaha baru  :
1. Rencana pemasaran
2. Rencana produksi
3. Rencana keuangan
4. Rencana SDM dan Organisasi
5. Analisa resiko dan hasil
6. Batasan waktu bagian proposal bisnis
Dua alasan utama perencanaan usaha baru dibangun hubungan antar perusahaan dalam suatu jejaring bisnis berbasis koordinasi yaitu : 1.) untuk menghadapi perbedaan atar produk dalam jajaring bisnis yang berbeda yang mempengaruhi konsumen dan untuk melengkapi sisten bersaing satu sama lain. 2.) untuk meningkatkan efisiensi dan strategi yang efektif sehingga tidaj berdampak negatif pada kualitas dan realbilitas produk.
Manfaat dalam perencanaan usaha baru :
1. Dapat mendekati asumsi kebenaran.
2. Membandingkan hasil dengan rencana.
3. Alat komunikasi dan bjektif informasi yang dibutuhkan dalam membuat perencanaan bisnis.
Manfaat perencanaan :
Standar pelaksanaan dan pengawasan
Pemilihan berbagai alternative terbaik
Penyusun skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahaan lingkungan
Alat memudahkan dalam berkoordnas dengan pihak terkait,dan
Alat minimalkan pekerjaan yang tidak pasti

Ada lima dasar dalam Pengklasifikasian peencanaan :
Dalam bidang fungsional, ini mencakup rencana pemasaran, rencana keuangan dan rencana personalia. Setaip faktor memerlukan tipe rencana yang berbeda.
Tingkat organisasional, ini termasuk eseluruhan organisasi atau satuan – satuan kerja.
Karakteristik (sifat rencana), ini meliputi factor kompleksitas,fleksibilitas keformalan, kerahasian, biaya, rasionalitas, kuantitas dan kuaitas.
Waktu, ini menyangkut rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, rencana jangka panjang.
Unsure – unsure rencana, ini dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijaksanaan peraturan dan sebagainya. Dalam suatu organisasi, rencana dirinci melalui tingkatan – tingkatan yang membentuk hierarki dan parallel dengan struktur organisasi. Ada dua tipe utama, yaitu :
Rencana staegik, merupakan rencana yang dirancang untuk memenuhi tujuan organisasi yang luas, mengimplementasikan misi yang memberikan alasan khas keberadaan organisasi.
Rencana operasional, merupakan penguraian rinci bagaimana rencana trategik dapat dicapau.
Rencana operasional mempunyai dua tipe yaitu :
Rencana sekali pakai (single use plane), rencana ini dikembkan untuk mencapai tujuan – tujuan tertentu dan tidak digunakan lagi bila telah mencapai tujuannya.
Rencana tetap ini merupakan pendekatan – pendekatan standar untuk menagani situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang – ulang.
PENEMPATAN SDM DALAM ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN
Sumber – sumber tenaga kerja kerja.
Ada dua sumber perolehan tenaga kerja yaitu sumber intern dan sumber ekstern, tapi manajer lebih menyukai perolehan dari sumber intern karena dapat memotivasi karyawan yang sudah ada, tetapi juga manajer [erlu mencari orang yang tepat dalam menduduki suatu posisi agr pekerjaan dapat berjalan secara eektif dan efisien dari luar organisasi.
Sumber intern ada tiga sumber penawaran intern yaitu :
Penataran (upgrading) yaitu dengan mendidik dan member latihan.
Pemindahan (transferring) yaitu posisi yang kurang disenangi ke posisi lain yang lebih memuskan kebutuhan.
Pengangkatan (promoting) yaitu pengangakatan ke jabatan yang lebih tinggi lagi.

Sumber ekstern
Sumber ekstern penawaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah – sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.
LANGKAH – LANGKAH PROSES SELEKSI TENAGA KERJA
LANGKAH 1 :
PENERIMAAN PENDAHULUAN
Proses seleksi merupakan jalur dua arah. Organisasi memilih para karyawan dan para pelamar memilih perusahn, seleksi dimulai dengan kunjungan calon pelamar ke kantor personalia atau dengan permintaan tertulis untuk aplikasi.
Bila pelamar datang sendiri, wawancara pendahuluan dapat dilakukan. Ini akan sangat membantu dalam upaya menghilangkan kesalahan kesalahpahaman dan menghindarkan pencarian informasi dari sumber tindak resmi
LANGKAH 2 :
TES – TES PENERIMAAN
Tes – tes penerimaan sangat berguna untuk mendapatkan informasi yang relatif obyektif tentang pelamar yang dapat dibandingkan dengan para pelamar lannya dan para karyawan sekarang. Tes – tes penerimaan merupakan berbagai peralatan bantu yang menilai kemungkinan padunya antara kemampuan, pengalaman dan kepribadian pelamar dan persyaratan jabatan. Agar kepribadian pelamar dan persyaratan jabatan. Agar tes dapat meloloskan para pelamar yang tepat, maka ia harus valid berarti bahwa skor –skr tes mempunyai hubungan yang berarti (signifikan) dengan prestasi kerja atau dengan kreteria – kreteria eleven lainnya.
LANGKAH 3 :
WAWANCARA SELEKSI
Wawancara seleksi adalah percakapan formal dan mendalam yang dilakukan untuk mengevalusi hal dapat diterimanya atau tdak (acceptability) seorang pelamar. Pewawancara (interviewer) mencari jawab dua pernyataan umum. Dapatkan pelamar melaksanakan kerjaan bagaimana kemampuan pelamar dibandingkan kemampuan pelamar di bandingkan kemampuan pelamar lain. Bagaimana tingkat fleksibilitas tinggi, karena dapat diterapkan baik terhadap para calon karyawan manajerial atau operasional, berketerampilan tinggi atau rendah, maupun staf. Teknik ini juga memungkinkan pertukaran informasi dua arah. Pewawancara mempelajari pelamar, dan sebaiknya pelamar mempelajari perusahaan.
LANGKAH 4 :
PEMERIKSAAN REFERENSI
Bagaimana tipe pelamar ? apakah pelamar adalah pekerja yang dapat di percaya ? bagaimana sifat – sifat atau kepribadian pelamar ? bagaimana sifat – sifat atau kepribadian palamar ? untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan ini, departemen personalia menggunakan berbagai referensi.
Personal references tentang karakter pelamar biasanya diberikan oleh keluarga atau teman – teman terdekat yang ditunjukan oleh pelamar sendiri atau diminta perusahaan. Bila refernsi diserahkan  secara tertulis, pemberi referensi biasanya hanya menekan hal – hal psitif. Oleh karena itu, referensi pribadi pada umumnya jarang digunakan employment references. Mencakup latar belakang atau pengalaman kerja pelamar. Banyak spesifikasi personalia bersikap skeptis terhadap referensi – referensi tersebut, karena dalam kenyataannya organisasi sangat jarang untuk mendapatkan referensi yang benar.
LANGKAH 5 :
EVALUASI MEDIS
 Proses seleksi ini mencakup pemeriksaan kesehatan pelamar sebelum keputusanpenerimaan karyawan dibuat. Pada umunya. Evaluasi ini. Memgharuskan pelamar untuk menunjukan informasi kesehatannya. Pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter diluar perusahaan maupun oleh tenaga medis perusahaan untuk menekan biaya perawatan kesehatan karyawan dan asuransi jiwa, mendapatkan karyawan dan asuransi jiwa, mendapatkan karyawan yang memenuhi persyaratan kesehatan fisik untuk pekerjaan kesehataan fisik untuk pekerjaan – pekerjaan tertentu, atau  memperolehan karyawan yang dapat mengatasi stress fisik dan mental suatu pekerjaan.
LANGKAH 6 :
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
WAWANCARA ATASAN LANGSUNG
Atasan langsung (penyelia) pada akhirnya merupakan orang yantgbertangungg jawab atas para karyawan baru yang di terima. Oleh karena itu, pendapat dan persetujuan mereka harus diperhatikan untuk keputusan penerimaan final. Penyelia sering mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi kecakapan tknis pelamar tentang pekerjaan tertentu secara lebih tepat. Atas dasar ini banyak organisasi yang memberikan wewenang kepada penyelia untuk mengambil keputusan penerimaan final.
  Komitmen para penyelia pada ummnya akan semakin besa bila merekandiajak berpartisipas dalam proses seleksi, patisipasi meeka paling baik dperoleh melalui supervisory interview. Dengan mengajukan serangkaian pernyataan, penyelia menilai kecakapan teknis, poensi, kesedian bekerja sama, dan seluruh kecocokan pelamar, wawancara ini berguna sebagai suatu cara efektif untuk meminimumkan pertukaran karyawan, karena karyawan telah dapat memahami perusahaan dan pekerjaannya sebelumnya mereka mengambil keputusan untuk bekerja pada perusahaan.

LANGKAH 7 :
KEPUTUSAN PENERIMAAN
Apakahdiputuskan oleh atasan langsung atau department personalia, keputusan penerimaan menandai berakhirnya proses seleksi. Dari sudut pandangan hubungan masyarakat (public relations), para pelamar lain yang tidak terpilih harus diberitahu. Department personalia dapat mempertimbangkan lagi para pelamar yang ditolak untuk lowongan – lowongan pekerjaan lainnya karena mereka telah melewati berbagai macam tahap proses seleksi.

LATIHAN DAN PENGEMBAGKAN SERTA TEKNIK YANG DI LAKUKAN UNTUK KARYAWAN BARU & LAMA

Meliputi aspek pengelolahan terhadap sumber daya manusia sebuah perusahaan. Perusahaan – perusahaan yang secara aktif menerapkantalent management merupakan perusahaan yang berupaya secara lebih profesional dalam mengelola kualitas sumber daya manusia perusahaan. Istilah talent management erat kaitannya dengan manajement sumber daya manusia berbasis kompetensi. Kompetensi yang diharapkan dari sumberdaya manusia meliputi kompetensi pengetahuan, keterampilan, pengalaman, bebagai karakter kepribadian yang biasanya ditunjukan oleh sebuah sikap kebiasaan yang muncul.
Talent management biasanya meliputi tiga proses diantaranya adalah sebagai berikut
Proses pengembangkan dan penguatan kompetensi karyawan baru pada saat awal masuk ke perusahaan talent management pada tahapan ini meliputi seleksi sumber daya dari perusahaan, bagaimana cara – cara kreatif yang bisa dilakukan untuk dapat menampung sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetisi di banyak hal.
Proses pengembangkan juga bisa dibantu langsung oleh pihak perusahaan melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembekalan menyangkut kompetisi sumber daya manusia yang baru diterima di perysahaan. Penyaringan sumber daya manusia yang berkualitas dari awal bisa dilakukan salah satunya dengan cara memberikan iming – iming imbalan gaji yang besar. Dengan cara ini diharapkanmampu menarik perhatian pihak – pihak sumber daya manusia yang lebih berkompeten.
 Upaya memeliharakan serta mengembangkan sumber daya manusia yang memang sudah ada di perusahaan sumber daya manusia yang sudah ada di perusahaan perlu terus dikembangkan dan diarahkan agar mampu terus meningkat kualitasnya. Pengembangan sumber daya manusia perusahaan menjadi salah satu tanggung jawab perusahaan. Banyak cara yang bisa terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sudah ada, diantaranya dengan member pembekalan pelatihan, melakukan evaluasi kinerja dan arah dan cara – cara kretif lain yang biasanya dilakukan oleh pihak perusahaan.
Upaya mencari dan menarik sumber daya manusia yang memiliki kompetisi yang baik, kompetensi yang baik, komitmen serta karakter kerja yang baik bagi perusahaan untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sbuah perusahaan, maka perlu dilakukan upaya untuk mencari, meningkatkan atau juga merekrut karyawan baru yang memiliki kompetensi terbaik untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan. Komitmen dan seorang karyawan biasanya bisa diperolehkan dari stok sumber daya manusia atau karyawan lama perusahaan yang biasanya sudah cukup paham dengan kondisi perusahaan bagi mereka yang memang memiliki kinerja dan komitmen yang baik dalam bekerja, biasanya akan semakin mudah di mantapkan melalui upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
Talent management juga dilakukan sebagai upaya untuk menghemat anggaran financial sebuah perusahaan. perampingan jumlah karyawan perusahaan yang di dasarkan pada aspek komptensi, kualitas kerja, komitmen dan sebagainya akan menghemat anggaran financial perusahaan yang sedianya dialokasikan untuk mengaji karyawan – karyawan perusahaan yang tidak produktif. Langkah untuk mengoptimasikan kinerja karyawan melaui strategi talent management merupakan upaya cerdas untuk meningkatkan efektifitas sumber daya manusia perusahaan sekaligus sebagai upaya pengelolaan dan penghematan anggaran finansial sebuah perusahaan. bekerja dengan jumlah karyawan sedikit yang berkompeten akan lebih baik jika dibandingkan dengan jumlah karyawan yang banyak namun minim kualitas.