Selasa, 18 Juni 2013

Kewirausahaan Yang Berhasil

Di karenakan mata kuliah kami itu Kewirausahaan (Softskill)  dan kami medapatkan tugas untuk UAS maka kami mewawancari “Para Wirausahaan yang berhasil” dan kami melontarkan pernyataan seputar tentang usaha yang di produksinya. Ia memproduksi ice cream goreng dengan berbagai rasa, sosis bakar salad, sosis goreng dll.
Kelompok kami terdiri dari 5 orang, yang bernama :
1.     Apriyani Puji Lestari                 41211032
2.     Darwati Ningsih                        41211752
3.     Fitria Lukita Sari                     42211931
4.     Nawangsih Nur Wimayanti        45211118
5.     Putty Aisyah Prititari               48211031

Kami akan membahas tentang :

Rasa Strawberry
Ice cream goreng merupakan salah satu jenis makanan beku yang dibuat dari produk krim yang digabungkan dengan pemanis sesuai keinginan atau permintaan. Ice cream akan lebih mantap di nikmati pada waktu musim panas yang pasti rasa segarnya akan terasa sekali keseluruh tubuh.
Bahan – bahan membuat “Ice Cream Goreng” :
1.     Roti tawar
2.     Es cream (berbagai rasa)
3.     Tepung terigu
4.     Tepung roti
5.     Telur ayam
6.     Keju
7.     Susu coklat
Rasa Strawberry
Cara membuat Ice Cream Goreng :
1.     Ambil 1 lembar roti tawar
2.     Letakkan ice cream vanilla pada permukaan roti tawar
3.     Tutup dengan roti tawar bentuk sesuai selera
4.     Gulingkan riti ice cream rasa strawberry ke dalam tepung terigu
5.     Kocok telur di tempat terpisah
6.     Celupkan roti ice cream ke dalam telur
7.     Gulingkan ke dalam tepung roti hingga rata
8.     Simpan roti ke dalam freezer hingga membeku
9.     Goreng roti dengan minyak panas hingga berwarna kuning kemasan
10.   Belah ice cream goreng menjadi 2 bagian
11.   Siap untuk di rias dan disajikan

Sosis Bakar Salad merupakan makanan ringan yang disajikan dengan sosis bakar dan sayuran mentah tetapi mengandung vitamin. Makanan ini sangat diminati oleh kaum remeja karena rasa dan penyajiannya sangat menarik.
Rasa Ayam
Bahan – bahan “ Sosis Bakar Salad “ :
1.     Sosis rasa ayam atau sapi
2.     Daun selada
3.     Wortel
4.     Kol
5.     Saus tomat
6.     Saus sambal
7.     Jagung manis
8.     Ketimun
9.     tomat
Cara membuat “Sosis Bakar Salad” :
1.     Cuci daun selada, kol, wortel, jagung manis dan ketimun.
2.     Potonglah daun selada, kol, wortel, tomat, dan ketimun secukupnya.
3.     Lalu rebus jagung manis selama 10 menit.
4.     Kemudian panggang sosis hingga matang merata.
5.     Lalu di rias dan di sajikan.
Wawancara kami terhadap pengusaha “Rumah makan kuliner ellycta” :
1.    Butuh modal berapa untuk membuka usaha ini ?
Jawab :
Modal awal untuk kios kecil Rp. 8.000.000
2.   Apa saya kendala dalam membuka usaha ini ?
Jawab :
·         Sulit mencari pegawai
·         Banyaknya persaingan
3.   Darimana ide awalanya untuk membuka usaha ini ?
Jawab :
Awal mulanya saya membuka usaha ketan hijau, tetapi prospek kurang kemudian berhenti setelah itu,  Saya mencoba membuka ice cream goreng ini ternyata prospeknya bagus.
4.   Bagaimana cara yang anda lakukan untuk menarik pelanggan ?
Jawab :
Dengan tampilan luar, menggunakan warna-warna cerah, memasang gambar-gambar dan segi rasa.
5.   Apa yang anda lakukan dalam promosi ?
Jawab :
Promosi yang digunakan hanya dari mulut ke mulut atau face to face.
6.    Ada berapa cabang ellycta ini ?
Jawab :
·       Jl. Baru. KH Agus Salim – Bekasi Timur
·       Jl. Raya Taman Wisma Asri – Bekasi Utara
·       Jl. Mesjid Al – Ihklas kranji – Bekasi Barat
·       Perumahan pondok ungu permai blok AL – Bekasi Utara
·       Jl. Mayjen sukardi(arah ke pelabuhan ratu ) – Sukabumi kota
7.   Apakah sudah balik modal dan butuh jangka waktu berapa tahun untuk balik modal ?
jawab :
 sudah balik modal, saya membutuhkan waktu 5 tahun untuk balik modal.
8.   Bagaimana prospek kedepannya ?
Jawab :
Saya akan mencari tempat untuk membuka cabang – cabang baru lagi.
9.   Mengapa nama usaha anda ellycta ?
Jawab :
Ellycta itu singkatan dari nama kedua orang tua saya, karena mereka yang m,emberikan ide untuk membuka usaha ini.
10.     Apakah anda mempunyai keinginan untuk membuka cabang di luar kota ?
Jawab :
Sebenarnya ada, tetapi kendalanya ada pada produksinya karena untuk membekukan ice cream goreng ini butuh waktu 4 jam sedangkan hanya setengah jam saja sudah mencair.
11.     Strategi apa yang anda lakukan untuk mengahadapi pesaing ?
Jawab :
Kami sangat mengutamakan rasa asalkan pelanggan puas, dan tidak mengecewakan pelanggan. Ice cream goreng kami ini beda dari yang lain karena kami memproduksi sendiri dan ice cream goreng kami ini tidak mudah mencair dan kulit luarnya tidak mudah sobek.
12.    Berapa banyak anda produksi ice cream goreng ini setiap harinya ?
Jawab :
Sehari kami memproduksi 100 – 120 ice cream goreng sedangkan makanan hanya setengahnya dari produksi ice cream goreng. Tetapi untuk hari sabtu dan minggu kita memproduksinya 180 – 200 ice cream goreng.




Selasa, 11 Juni 2013

PERENCANAAN USAHA BARU

Perencanaan usaha baru adalah sebagai proses penentuan visi misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program dan anggaran yang di perlukan untuk menjalankan suatu usaha atau bisnis tertentu.
unsur – unsur yang harus ada dalam perencanaan usaha baru  :
1. Rencana pemasaran
2. Rencana produksi
3. Rencana keuangan
4. Rencana SDM dan Organisasi
5. Analisa resiko dan hasil
6. Batasan waktu bagian proposal bisnis
Dua alasan utama perencanaan usaha baru dibangun hubungan antar perusahaan dalam suatu jejaring bisnis berbasis koordinasi yaitu : 1.) untuk menghadapi perbedaan atar produk dalam jajaring bisnis yang berbeda yang mempengaruhi konsumen dan untuk melengkapi sisten bersaing satu sama lain. 2.) untuk meningkatkan efisiensi dan strategi yang efektif sehingga tidaj berdampak negatif pada kualitas dan realbilitas produk.
Manfaat dalam perencanaan usaha baru :
1. Dapat mendekati asumsi kebenaran.
2. Membandingkan hasil dengan rencana.
3. Alat komunikasi dan bjektif informasi yang dibutuhkan dalam membuat perencanaan bisnis.
Manfaat perencanaan :
Standar pelaksanaan dan pengawasan
Pemilihan berbagai alternative terbaik
Penyusun skala prioritas, baik sasaran maupun kegiatan
Menghemat pemanfaatan sumber daya organisasi
Membantu manajer menyesuaikan diri dengan perubahaan lingkungan
Alat memudahkan dalam berkoordnas dengan pihak terkait,dan
Alat minimalkan pekerjaan yang tidak pasti

Ada lima dasar dalam Pengklasifikasian peencanaan :
Dalam bidang fungsional, ini mencakup rencana pemasaran, rencana keuangan dan rencana personalia. Setaip faktor memerlukan tipe rencana yang berbeda.
Tingkat organisasional, ini termasuk eseluruhan organisasi atau satuan – satuan kerja.
Karakteristik (sifat rencana), ini meliputi factor kompleksitas,fleksibilitas keformalan, kerahasian, biaya, rasionalitas, kuantitas dan kuaitas.
Waktu, ini menyangkut rencana jangka pendek, rencana jangka menengah, rencana jangka panjang.
Unsure – unsure rencana, ini dalam wujud anggaran, program, prosedur, kebijaksanaan peraturan dan sebagainya. Dalam suatu organisasi, rencana dirinci melalui tingkatan – tingkatan yang membentuk hierarki dan parallel dengan struktur organisasi. Ada dua tipe utama, yaitu :
Rencana staegik, merupakan rencana yang dirancang untuk memenuhi tujuan organisasi yang luas, mengimplementasikan misi yang memberikan alasan khas keberadaan organisasi.
Rencana operasional, merupakan penguraian rinci bagaimana rencana trategik dapat dicapau.
Rencana operasional mempunyai dua tipe yaitu :
Rencana sekali pakai (single use plane), rencana ini dikembkan untuk mencapai tujuan – tujuan tertentu dan tidak digunakan lagi bila telah mencapai tujuannya.
Rencana tetap ini merupakan pendekatan – pendekatan standar untuk menagani situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang – ulang.
PENEMPATAN SDM DALAM ORGANISASI KEWIRAUSAHAAN
Sumber – sumber tenaga kerja kerja.
Ada dua sumber perolehan tenaga kerja yaitu sumber intern dan sumber ekstern, tapi manajer lebih menyukai perolehan dari sumber intern karena dapat memotivasi karyawan yang sudah ada, tetapi juga manajer [erlu mencari orang yang tepat dalam menduduki suatu posisi agr pekerjaan dapat berjalan secara eektif dan efisien dari luar organisasi.
Sumber intern ada tiga sumber penawaran intern yaitu :
Penataran (upgrading) yaitu dengan mendidik dan member latihan.
Pemindahan (transferring) yaitu posisi yang kurang disenangi ke posisi lain yang lebih memuskan kebutuhan.
Pengangkatan (promoting) yaitu pengangakatan ke jabatan yang lebih tinggi lagi.

Sumber ekstern
Sumber ekstern penawaran tenaga kerja dapat diperoleh antara lain dari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah – sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.
LANGKAH – LANGKAH PROSES SELEKSI TENAGA KERJA
LANGKAH 1 :
PENERIMAAN PENDAHULUAN
Proses seleksi merupakan jalur dua arah. Organisasi memilih para karyawan dan para pelamar memilih perusahn, seleksi dimulai dengan kunjungan calon pelamar ke kantor personalia atau dengan permintaan tertulis untuk aplikasi.
Bila pelamar datang sendiri, wawancara pendahuluan dapat dilakukan. Ini akan sangat membantu dalam upaya menghilangkan kesalahan kesalahpahaman dan menghindarkan pencarian informasi dari sumber tindak resmi
LANGKAH 2 :
TES – TES PENERIMAAN
Tes – tes penerimaan sangat berguna untuk mendapatkan informasi yang relatif obyektif tentang pelamar yang dapat dibandingkan dengan para pelamar lannya dan para karyawan sekarang. Tes – tes penerimaan merupakan berbagai peralatan bantu yang menilai kemungkinan padunya antara kemampuan, pengalaman dan kepribadian pelamar dan persyaratan jabatan. Agar kepribadian pelamar dan persyaratan jabatan. Agar tes dapat meloloskan para pelamar yang tepat, maka ia harus valid berarti bahwa skor –skr tes mempunyai hubungan yang berarti (signifikan) dengan prestasi kerja atau dengan kreteria – kreteria eleven lainnya.
LANGKAH 3 :
WAWANCARA SELEKSI
Wawancara seleksi adalah percakapan formal dan mendalam yang dilakukan untuk mengevalusi hal dapat diterimanya atau tdak (acceptability) seorang pelamar. Pewawancara (interviewer) mencari jawab dua pernyataan umum. Dapatkan pelamar melaksanakan kerjaan bagaimana kemampuan pelamar dibandingkan kemampuan pelamar di bandingkan kemampuan pelamar lain. Bagaimana tingkat fleksibilitas tinggi, karena dapat diterapkan baik terhadap para calon karyawan manajerial atau operasional, berketerampilan tinggi atau rendah, maupun staf. Teknik ini juga memungkinkan pertukaran informasi dua arah. Pewawancara mempelajari pelamar, dan sebaiknya pelamar mempelajari perusahaan.
LANGKAH 4 :
PEMERIKSAAN REFERENSI
Bagaimana tipe pelamar ? apakah pelamar adalah pekerja yang dapat di percaya ? bagaimana sifat – sifat atau kepribadian pelamar ? bagaimana sifat – sifat atau kepribadian palamar ? untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan ini, departemen personalia menggunakan berbagai referensi.
Personal references tentang karakter pelamar biasanya diberikan oleh keluarga atau teman – teman terdekat yang ditunjukan oleh pelamar sendiri atau diminta perusahaan. Bila refernsi diserahkan  secara tertulis, pemberi referensi biasanya hanya menekan hal – hal psitif. Oleh karena itu, referensi pribadi pada umumnya jarang digunakan employment references. Mencakup latar belakang atau pengalaman kerja pelamar. Banyak spesifikasi personalia bersikap skeptis terhadap referensi – referensi tersebut, karena dalam kenyataannya organisasi sangat jarang untuk mendapatkan referensi yang benar.
LANGKAH 5 :
EVALUASI MEDIS
 Proses seleksi ini mencakup pemeriksaan kesehatan pelamar sebelum keputusanpenerimaan karyawan dibuat. Pada umunya. Evaluasi ini. Memgharuskan pelamar untuk menunjukan informasi kesehatannya. Pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter diluar perusahaan maupun oleh tenaga medis perusahaan untuk menekan biaya perawatan kesehatan karyawan dan asuransi jiwa, mendapatkan karyawan dan asuransi jiwa, mendapatkan karyawan yang memenuhi persyaratan kesehatan fisik untuk pekerjaan kesehataan fisik untuk pekerjaan – pekerjaan tertentu, atau  memperolehan karyawan yang dapat mengatasi stress fisik dan mental suatu pekerjaan.
LANGKAH 6 :
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            
WAWANCARA ATASAN LANGSUNG
Atasan langsung (penyelia) pada akhirnya merupakan orang yantgbertangungg jawab atas para karyawan baru yang di terima. Oleh karena itu, pendapat dan persetujuan mereka harus diperhatikan untuk keputusan penerimaan final. Penyelia sering mempunyai kemampuan untuk mengevaluasi kecakapan tknis pelamar tentang pekerjaan tertentu secara lebih tepat. Atas dasar ini banyak organisasi yang memberikan wewenang kepada penyelia untuk mengambil keputusan penerimaan final.
  Komitmen para penyelia pada ummnya akan semakin besa bila merekandiajak berpartisipas dalam proses seleksi, patisipasi meeka paling baik dperoleh melalui supervisory interview. Dengan mengajukan serangkaian pernyataan, penyelia menilai kecakapan teknis, poensi, kesedian bekerja sama, dan seluruh kecocokan pelamar, wawancara ini berguna sebagai suatu cara efektif untuk meminimumkan pertukaran karyawan, karena karyawan telah dapat memahami perusahaan dan pekerjaannya sebelumnya mereka mengambil keputusan untuk bekerja pada perusahaan.

LANGKAH 7 :
KEPUTUSAN PENERIMAAN
Apakahdiputuskan oleh atasan langsung atau department personalia, keputusan penerimaan menandai berakhirnya proses seleksi. Dari sudut pandangan hubungan masyarakat (public relations), para pelamar lain yang tidak terpilih harus diberitahu. Department personalia dapat mempertimbangkan lagi para pelamar yang ditolak untuk lowongan – lowongan pekerjaan lainnya karena mereka telah melewati berbagai macam tahap proses seleksi.

LATIHAN DAN PENGEMBAGKAN SERTA TEKNIK YANG DI LAKUKAN UNTUK KARYAWAN BARU & LAMA

Meliputi aspek pengelolahan terhadap sumber daya manusia sebuah perusahaan. Perusahaan – perusahaan yang secara aktif menerapkantalent management merupakan perusahaan yang berupaya secara lebih profesional dalam mengelola kualitas sumber daya manusia perusahaan. Istilah talent management erat kaitannya dengan manajement sumber daya manusia berbasis kompetensi. Kompetensi yang diharapkan dari sumberdaya manusia meliputi kompetensi pengetahuan, keterampilan, pengalaman, bebagai karakter kepribadian yang biasanya ditunjukan oleh sebuah sikap kebiasaan yang muncul.
Talent management biasanya meliputi tiga proses diantaranya adalah sebagai berikut
Proses pengembangkan dan penguatan kompetensi karyawan baru pada saat awal masuk ke perusahaan talent management pada tahapan ini meliputi seleksi sumber daya dari perusahaan, bagaimana cara – cara kreatif yang bisa dilakukan untuk dapat menampung sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kompetisi di banyak hal.
Proses pengembangkan juga bisa dibantu langsung oleh pihak perusahaan melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pembekalan menyangkut kompetisi sumber daya manusia yang baru diterima di perysahaan. Penyaringan sumber daya manusia yang berkualitas dari awal bisa dilakukan salah satunya dengan cara memberikan iming – iming imbalan gaji yang besar. Dengan cara ini diharapkanmampu menarik perhatian pihak – pihak sumber daya manusia yang lebih berkompeten.
 Upaya memeliharakan serta mengembangkan sumber daya manusia yang memang sudah ada di perusahaan sumber daya manusia yang sudah ada di perusahaan perlu terus dikembangkan dan diarahkan agar mampu terus meningkat kualitasnya. Pengembangan sumber daya manusia perusahaan menjadi salah satu tanggung jawab perusahaan. Banyak cara yang bisa terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sudah ada, diantaranya dengan member pembekalan pelatihan, melakukan evaluasi kinerja dan arah dan cara – cara kretif lain yang biasanya dilakukan oleh pihak perusahaan.
Upaya mencari dan menarik sumber daya manusia yang memiliki kompetisi yang baik, kompetensi yang baik, komitmen serta karakter kerja yang baik bagi perusahaan untuk menjaga kualitas sumber daya manusia sbuah perusahaan, maka perlu dilakukan upaya untuk mencari, meningkatkan atau juga merekrut karyawan baru yang memiliki kompetensi terbaik untuk bisa bekerja di sebuah perusahaan. Komitmen dan seorang karyawan biasanya bisa diperolehkan dari stok sumber daya manusia atau karyawan lama perusahaan yang biasanya sudah cukup paham dengan kondisi perusahaan bagi mereka yang memang memiliki kinerja dan komitmen yang baik dalam bekerja, biasanya akan semakin mudah di mantapkan melalui upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak perusahaan.
Talent management juga dilakukan sebagai upaya untuk menghemat anggaran financial sebuah perusahaan. perampingan jumlah karyawan perusahaan yang di dasarkan pada aspek komptensi, kualitas kerja, komitmen dan sebagainya akan menghemat anggaran financial perusahaan yang sedianya dialokasikan untuk mengaji karyawan – karyawan perusahaan yang tidak produktif. Langkah untuk mengoptimasikan kinerja karyawan melaui strategi talent management merupakan upaya cerdas untuk meningkatkan efektifitas sumber daya manusia perusahaan sekaligus sebagai upaya pengelolaan dan penghematan anggaran finansial sebuah perusahaan. bekerja dengan jumlah karyawan sedikit yang berkompeten akan lebih baik jika dibandingkan dengan jumlah karyawan yang banyak namun minim kualitas.

Senin, 22 April 2013

Bentuk – bentik kepemilikan perusahaan


1.      Bentuk Kepemilikan
Teori hukum perusahaan saat ini adalah mengenai bentuk – bentuk perusahaan yang terdiri dari perusahaan perorangan, CV, Firma, Perseoran terbatas, dan Koperasi.  Berikut pengertian – pengertian dari bentuk – bentuk perusahaan.
·         Perusahaan Perorangan
Perusahaan perorangan adalah perusahaan yang dimiliki, dikelola dan dipimpin oleh seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap semua resiko dan aktivitas perusahaan. Tidak ada pemisahaan modal antara kekayaan pribadi dan kekayaan perusahaan.ciri – cirri dan sifat perusahaan perseorangan :
Ø  Relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan.
Ø  Tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi.
Ø  Tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi.
Ø  Keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang besar.
Ø  Jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup.
Ø  Sewaktu – waktu dapat dipindahkan tangankan.

·         Firma
Firma adalah badan usaha yang didirikan oleh seseorang atau lebih dengan bersama untuk melaksanakan usaha, umumnya dibentuk oleh orang – orang yang dimiliki keahlian sama atau seprofesi dengan tanggung jawab masing – masing anggota tidak terbatas, laba ataupun kerugian akan ditanggung bersama. Cirri dan sifat firma :
Ø  Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
Ø  Setiap anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizing anggota yang lainnya.
Ø  Keanggotan firma melekat dan berlaku seumur hidup.
Ø  Seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma.
Ø  Pendirinya tidak memerlukan akte pendiri.
Ø  Mudah memperoleh kredit usaha.






·         Perseroan Komenditer (CV)
Bentuk badan usaha CV adalah bentuk perusahan kedua setelah PT yang paling banyak digunakan para pelaku bisnis untuk menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Namun tidak semua bidang usaha dapat dijalankan perseoran Komanditer (CV), hal ini mengingat adanya beberapa bidang usaha tertentu yang di atur secara khusus dan hanya dapat dilakukan oleh badan usaha perseroan Terbatas (PT). perseroan Komanditer adalah bentuk perjanjian kerja sama berusaha bersama antara 2 orang atau dengan AKTA OTENTIK sebagai AKTA PENDIRIAN yang dibuat dihadapan NOTARIS yang berwenang. Para pendiri  perseroan komanditer terdiri dari PERSERO AKTIF dan PERSERO PASIF yang membedakan adalah tanggung jawabnya dalam perseroan. Persero aktif yaitu orang yang aktif menjalankan dan mengelola perusahaan termasuk tanggung jawab secara penuh atas kekayaan pribadinya. Persero pasif yaitu orang yang hanya bertanggung jwab sebatas uang yang disetor saja kedalam perusahaan tanpa melibatkan hartta dan kekayan pribadinya. Cirri dan sifat CV :
Ø  Sulit untuk menarik modal telah disetor.
Ø  Moda besar karena didirikan banyak pihak.
Ø  Mudah mendapatkan kredit pinjaman.
Ø  Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan.
Ø  Reatif mudah untuk didirikan.
Ø  Kelangsungan hidup perusahaan CV tidak menentu.

·         Perseroan Terbatas (PT)
Bentuk badan usaha PT adalah bentuk perusahaan yang paling populer dalam bisnis dn paling banyak digunakan oleh para pelaku bisnis di Indonesia dalam menjalankan kegiatan usaha diberbagai bidang. Selain memiliki landasan hukum yang jelas seperti yang diatur dalam undang – undang nomor 40 tahun 2007 tentang PERSEROAN TERBATAS bentuk PT ini juga dirasakan lebih menjaga keamanan para pemegng sahan / pemilik modal dlam berusaha.
Sama halnya dengan CV pendirian PT juga dilakukan minimal oleh 2 orang atau lebih, Karen sistem hukum di Indonesia menggap dasar dari perseroan terbatas adalah suatu perjanjian maka pemegang saham dari perseroan terbatas pun minimal haruslah berjumlah 2 orang, dengan jumlah modal dasar minimum Rp. 50.000.000,-, sedangkan untuk bidang usaha tertentu jumlah modal apat berbeda seperti yang ditentukan sert berlaku aturan khusu yang mengatur tentang bidang usaha tersebut. Berdasaran jenis perseroan, maka Perseroan Terbatas (PT) dibagi menjadi :
Ø  PT-Non Fasilitas Umum atau PT.Biasa
Ø  PT-Fasilitas PMA
Ø  PT-Fasilitas PMDN
Ø  PT-Fasilitas BUMN
Ø  PT-Perbankan
Ø  PT-Lembaga Keuangan Non Perbankan
Ø  PT-Usaha Khusus
Cirri dan sifat PT :
Ø  Kewajiban terbatas pada modal anpa melibatkan harta pribadi.
Ø  Modal an ukuran perusahaan besar.
Ø  Kelangsungan hidup perusahaan PT ada di tangan pemilik saham.
Ø  Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham.
Ø  Kepemilikan mudah berpindah tangan.
Ø  Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai.
Ø  Keuntungan dibagikan kepad pemilik modal / saham dalam bentuk dividen.
Ø  Kekuatan dewan direksi lebih besar dari pada kekuatan pemegang saham.
Ø  Sulit untuk membubarkan PT.
Ø  Pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden.

GO Publik
Perusahaan membutuhkan dana untuk melakukan ekspansi agar nilai perusahaan mengalami peningkatan. Donaldson (1961) sebagai pionir dalam teori pecking order menyatakan bahwa pendanaan perusahaan dimulai dengan laba ditahan, mencarikan investai jangka pendek (surat berharga), membuat pinjaman bank atau obligasi dan menerbitkan saham. Untuk menentukan sumber pendanaan yang paling akhir bila dari sebelumnya tidak dapat diperoleh. Biaya pendanaan saham merupakan pendanaan yang paling mahal dibandingkan dengan pendanaan lainnya. Bila nilai perusahaan yang menggunakan pinjaman lebih besar dari nilai perusahaan yang menggunakan saham, maka keputusan agent (direksi) harus menggunakan pinjaman.
Bila keputusan pendanaan melalui saham maka dua pendekatan yang dapat dilakukan yaitu pendekatan right issue dan pendekatan penawaran public (go public). Pendekatan right issue merupakan penerbitan saham oleh perusahan penerbitan saham oleh perusahaan yang ditawarkan kepada pemilik saham yang ada. Bila ada pemilik saham yang tidak mau membelinya maka meningkatkan modal diperusahaan dapat membeli hak pemegang saham terbeut sehingga pemegang saham tidak terdilusi. Kesepakatan antar pemegang saham di perusahan maka agent dapat mengundang pihak lain untuk bergabung menadi pemegang saham.


Keuntungan dan Kerugian Go Publik
Keuntungan dari GO publik yaitu :
·         Perusahaan tersebut mampu menebus bidang yang sudah tertera dalam perusahaan khusus bukan perusahaan pribadi.
·         Mampu meningkatkan rating perusahaan.
·         Dari segi peranggaran persahaan sudah memenuhi syarat.
Kerugian dari Go Publik yaitu :
·         Data dapat di manpulasi karena umum.
·         Perusahaan harus mampu mempertinggi tingkat kualitas dari segi keuangan.
·         Jaringan data perusahaan dapat diketahui pihak perusahaan luar sehingga terdapat kesamaan yang menyebabkan resiko besar.
Proses Go Publik
Proses Go Publik menurut William Dunn. Adalah sebagai berikut :
1.      Penyusunan Agenda
Agenda setting adalah sebah fase dan proses yang sangat strategis dalam realitas kebijakan publik. Dalam proses inilah memiliki uang ntuk memaknai apa yang disebut sebagai masalah publik dan prioritas dalam agenda publik dipertarungkan. Jika sebuah isu berhasilkan mendapatkan status sebagai masalah publik, dan mendapatkan prioritas dalam agenda publik, maka su tersebut barhak mendapatkan alokasi sumber daya public yang lebih dari pada isu lain.
Dalam agenda setting juga sangat penting juga sangat penting untk menentukan suatu is publik yang akan diangkat dalam suatu agenda pemerintahan, issue kebijakan (policy problem). Policy issu biasanya muncul karena telah terjadi silang pendapat di antara para aktor mengenai arah tindakan yang mengenai arah tindakan yang telah atau akan ditempuh atau pertentangan pandangan mengenai karakter permasalahan tersebut, menurut William Dunn (1990), isu kebijakan merupakan produk atau fungsi dari adanya perdebatan baik tntang rumusan, rincian, penjelasan maupun penilaian atas suatu masalah tertentu. Namun tidak semua isu bisa masuk menjadi suatu  agenda kebijakan.




2.      Formulasi Kebijakan
Masalah yang sudah masuk dalam agenda kebijakan kemudian dibahas oleh para pembuat kebijakan. Masalah – masalah tadi didenifisikan untuk kemudian dicari pemecahan masalah yang terbaik. Pemecahan masalah tersebut berasal dari berbagai alternatife atau pilihan kebijakan yang ada. Sama halnya dengan perjuangan suatu masalah untuk masuk dalam agenda kebijakan, dalam tahap perumusan kebijakan masing – masing alternatif bersaing untuk dapat dipilih sebagai kebijakan yang diambil untuk memecahkan masalah.
3.      Adopsi / Legitimasi Kebijakan
Tujuan legitimasi adalah untuk memberikan otorisasi dalam suatu masyarakat diatur oleh kedaulatan rakyat, warga Negara akan mengikuti arahan pemerintah. Namun warga Negara harus percaya bahwa tindakan pemerintah yang sah. Dukungan untuk rezim cenderung berdifusi – cadagan  dari sikap baik dan niat baik terhadap tindakan pemerintah yang membantu anggota mentolerir pemerintahan disonansi. Legitimasi dapat dikelola melalui manipulasi symbol – symbol tertentu. Dimana melalui proses ini orang belajar untuk mendukung pemerintah.
4.      Penilaian / Evaluasi Kebijakan
Secara umum evaluasi kebijakan dapat dikatakan sebagai kegiatan yang menyangkut estimasi atau penilaian kebijakan yang mencakup substansi, implementasi dan dampak. Dalam hal ini, evaluasi dipandang sebagai fungsional. Artinya, evaluasi kebijakan tidak hanya dilakukan pada tahap akhir saja, melainkan dilakukan dalam seluruh proses kebijakan.


jenis – jenis saham
Ø  berdasarkan cara peralihan :
·         Saham atas unjuk (Bearer Stock) adalah saham yang diterbitkan tanpa disertai pencantuman nama pemegangnya, sehingga pemilikinya sangat mudah untuk mengalihkan atau memindahkannya pada orang lain karena sifatnya mirip dengan uang. Barang siapa yang memegang sertifikat atas unjuk di anggap sebagai pemilik dan berhak atas pembagian deviden serta berhak untuk hadir mengeluarkan suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).
·         Saham atas nama (registered stock) adalah saham yang diterbitkan di sertai pencantuman nama pemegangnya, cara peralihannya melalui prosedur tertentu yaitu dengan dokumen peralihan dan kemudian nama pemiliknya dicatata dalam buku perusahaan yang khusus memuat daftar nama pemegang saham. Daftar nama pemegang saham.pada saat ini yang umum diperdagangkan di Indonesia adalah saham atas nama.
Ø  Berdasarkan manfaat yang diperoleh pemegang saham
·         Saham biasa  (common stock) adalah saham yang diterbitkan suatu perusahaan yang hanya terdiri dari satu macam saham saja. Pemegang saham biasa memilki hak control, hak menerima pembagian keuntungan, prepentif dan hak klaim sisa. Dalam pembagian deviden saham biasa menempatkan pemilikinya paling junior di bandingkan dengan saham referen demikian pula terhadap hak harta kekayaan perusahaan setelah dilikuidasi.
·         Saham preferen (preffered stock) mempunyai sifat gabungan (hybrid) antara obligasi (bond) dan sahan biasa. Seperti obligasi yang membayar bunga atas pinjaman, saham preferen juga memberikan hasil yang tetap berupa dividen preferen. Seperti saham biasa, dalam hal likuidasi, klaim pemegang saham preferen dibawah kalim pemegang obligasi. Saham preferen mempunyai beberapa hak yaitu hak atas diveden tetap dan hak pembayaran terlebih dahulu jika terjadi likuidasi serta memberikan hak deviden kumulatif yaitu memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima deviden tahun – tahun sebelumnya yang belum di bayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima devidennya.

Perusahaan Go Publik
Perusahaan memiliki berbagai alternatif sumber pendanaan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan. Alternatif pendanaandari dalam perusahaan umumnya dengan menggunakan laba yang ditahan perusahaan, sedangkan pendanaan dari luar perusahaan dapat berasal dari kreditur berupa utang maupun pendanaan yang bersifat penyertaan dalam bentuk saham. Pendanaan melalui penyertaan umumnya dilakukan dengan menjual saham perusahaan perusahan kepada mesyarakat atau sering dikenal dengan go public. Untuk go public, perusahaan perlu melalukan persiapan internal dan penyiapan dokumentasi sesuai dengan persyaratan untuk go public atau penawaran umum, serta memenuhi persyaratan yang ditetapkan Bapepam. Ada empat manfaat utama perusahaan go public antara lain :
Ø  Mendapatkan tambahan modal dari masyarakat investor.
Ø  Membagi resiko usaha bisnis dengan para investor saham.
Ø  Reputasi perusahaan menjadi lebihbonafit, karena sebelum go public perusahaan harus menjalani proses go public yang ketat terlebih dahulu.
Ø  Perusahaan go public akan mendapatkan potongan pph sebesar 5%.